AYOJAKARTA.COM - Kasus tumbler merek Tuku yang hilang di KRL sempat menghebohkan jagad maya.
Bahkan beredar kabar jika pemilik tumbler bernama Anita Dewi dipecat dari pekerjaannya karena kasus ini.
Selain itu, petugas yang menemukan tumbler bernama Argi Budiansyah juga sempat dikabarkan dipecat dari PT KAI.
Dengan adanya kabar simpang siur yang semakin ramai, PT KAI akhirnya melakukan proses mediasi antara Petugas Passenger Service Stasiun Rangkasbitung, Argi Budiansyah dengan penumpang bernama Anita Dewi.
Baca Juga: Dapat Pengakuan Global! Inilah Program CSR BRI yang Dianggap Jadi Role Model Dunia
Mediasi tersebut dilakukan di Kantor KAI Wisata, Stasiun Gondangdia, Kamis (27/11).
Dikutip dari akun Instagram @commuterline, mediasi berjalan lancar dan damai secara kekeluargaan untuk saling memaafkan.
PT KAI pun berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran bersama untuk saling peduli, menghargai dan bertenggang rasa satu sama lain dalam mewujudkan transportasi yang aman dan nyaman.
Penyelesaian kekeluargaan ini adalah bentuk keterbukaan KAI Grup terhadap setiap masukan pengguna jasa kereta api.
Lebih lanjut, KAI memastikan seluruh proses pelayanan pengguna akan berjalan sesuai ketentuan.
Tentunya KAI Commuter akan terus meningkatkan layanan kepada pengguna setia kereta api.
Dalam salah satu foto yang diunggah, tampak Argi dan Anita yang bersalaman dan tersenyum ke arah kamera.
Terlihat pula, pihak KAI dan suami dari Anita yang turut mendampingi.
Selain itu, suami Anita bernama Alvin Harris juga tampak berpelukan dengan Argi dan saling memaafkan.***
Share this article
Penumpang yang kehilangan tumbler di KRL dan petugas KAI akhirnya damai, usai viral di media sosial.