AYOJAKARTA.COM - Isu dugaan pemborosan anggaran kembali ramai diperbincangkan publik setelah viral di media sosial terkait harga motor listrik untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Harga motor listrik itu disebut-sebut mencapai hampir Rp50 juta per unit.
Motor tersebut dibeli melalui PT Yasa Artha Trimanunggal.
Dari laman PT Yasa Artha Trimanunggal, perusahaan menjual motor listrik merek Emmo Mobility tersebut seharga Rp49.950.000 untuk seri JVH Max dan Rp48.840.000 untuk seri JVH GT.

Informasi tersebut memicu beragam reaksi dari netizen yang mempertanyakan urgensi dan efisiensi penggunaan anggaran dalam program pemerintah tersebut.
Netizen menyoroti angka yang dinilai terlalu tinggi untuk sebuah kendaraan operasional.
Kritik pun bermunculan, terlebih saat ini rakyat Indonesia yang diminta untuk berhemat demi efisiensi anggaran.
Mereka menilai bahwa pemerintah telah menghambur-hamburkan uang rakyat.

@busi_wicaksono: "Katanya efisien anggaran, tapi blanja nya diem2 ya pak...."
@brihadrata: "Disuruh hemat ke rakyat, merekanya jor jor an pake uang rakyat."
@akrom_386: "Reall menghambur2kan uang rakyat."
@bworkshop.id: "Padahal pake Revo Koperasi perawatan lebih murah, gasampe 20jt , bensin irit, bisa buat delivery MBG muter2 banyak sekolah."
@pernah_kriwil: "Gak sekalian dianggarkan mobil listrik buat bawa omprengnya."

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara terkait viralnya motor listrik disebut digunakan untuk operasional program MBG.
Kepala BGN Dadan Hindaya menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut adalah bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025.
Motor tersebut, kata Dadan, akan digunakan untuk mendukung operasional program MBG, khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Ia lantas mengatakan bahwa motor tersebut hingga kini masih belum didistribusikan.

Sebab, kendaraan tersebut masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum nantinya digunakan.
Dari info yang beredar, ada 70 ribu unit yang disedikan untuk mendukung program MBG ini.
Namun, kabar tersebut dibantah oleh Dadan dan dikatakan bahwa jumlah motor yang ada hanya 21.801 unit dari 25 ribu unit yang dipesan pada tahun lalu.***

Share this article
Motor listrik operasional MBG itu bermerek Emmo Mobility dengan harga Rp49.950.000 untuk seri JVH Max dan Rp48.840.000 untuk seri JVH GT.