AYOJAKARTA.COM - Suara tembakan ke udara terdengar saat penangkapan tersangka pembunuh gadis penjual gorengan pada Kamis 19 September 2024 di Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Suara tembakan itu bukan lantaran Indra Septiarman (IS) melawan saat hendak ditangkap.
Melainkan polisi hendak mengurai ratusan massa yang terlanjur anarkis berkumpul di depan rumah tersangka.
Baca Juga: Akhirnya! Nama-Nama KPM Bansos PKH yang Masuk Data Final Pencairan Sudah Bisa Dicek, Ini Dia Caranya
Dari video yang dimuat oleh akun YouTube Warta Kota Production, terlihat polisi kewalahan menenangkan warga yang terlanjur emosi.
Bahkan para warga terlihat berupaya menghajar tersangka saat hendak dimasukkan ke dalam mobil polisi.
Saat mobil hendak meninggalkan lokasi penangkapan, warga terus mengejar mobil yang membawa Indra Septiarman.
Indra Septiarman sendiri sempat buron hampir 2 pekan, sebelum akhirnya tertangkap di persembuyiannya yang berada di atas lonteng rumah kosong yang berlokasi di Korong Padang Kabau, nagari Kayu Tanam, Padang pariaman.
Sebagai informasi kasus gadis penjual gorengan di Padang Pariaman sempat viral, korban Nia Kurnia Sari (18) diketahui berjualan gorengan agar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Nia pun diketahui mendapatkan beasiswa KIP-Kuliah di Universitas Sumatera Barat (Unisbra), namun naas kini mimpi untuk melanjutkan kuliah harus pupus.***

Share this article
Indra Septiarman sendiri sempat buron hampir 2 pekan, sebelum akhirnya tertangkap di persembuyiannya yang berada di atas lonteng