AYOJAKARTA.COM - Bagi sebagian orang ular Sanca Kembang atau Python Reticulatus merupakan salah satu jenis reptil paling menakutkan, namun ada juga yang menganggap hewan ini menakjubkan.
Sehubungan dengan perilaku agresif ular Sanca, belum lama ini warganet dibuat terperangah oleh salah satu unggahan video.
Dalam video tersebut, terlihat jelas seekor ular Sanca bertubuh panjang dan besar yang sedang berusaha memangsa satu keluarga Kucing.
Pemilik Kucing yang merasa penasaran dengan perilaku berisik dari kucing-kucing peliharaannya berusaha untuk mencari tahu.
Saat mendekati kandang kucing peliharaannya, Pemilik rumah terkejut melihat seekor ular Sanca Kembang yang sedang bersiap untuk menyantap.
Baca Juga: Waspada! Ini 9 Tanda Pasangan Kamu Sedang Berbohong Menurut Psikologi
Teriakan panik keluarga pemilik kucing terdengar hingga kemudian membuat seorang pria datang dan berusaha melakukan pertolongan.
Dengan sigap dan cepat, Si pria segera berusaha sekuat tenaga menjauhkan ular Sanca yang sedang lapar tersebut dari kandang Kucing peliharaannya.
Tidak ingin kehilangan menu cemilan, ular Sanca yang ukuran diameter tubuhnya melebihi lengan dan paha berusaha melilit badan pemilik kucing.
Unggahan video berisi pergumulan hidup dan mati antara ular Sanca dengan Pemilik Kucing menjadi sorotan warganet dan menuai beragam tanggapan.
“Makasih ya Pak udah pertaruhkan nyawanya untuk selamatkan Kucing,” komentar seorang warganet pemilik akun @*mmy.bo* yang disukai ratusan warganet lainnya.
Meski tidak memiliki bisa racun yang mematikan sebagaimana ular spesies lain, Sanca Kembang termasuk ular dengan ukuran terpanjang di dunia.
Dikenal karena memiliki corak yang dinilai sangat indah, Sanca Kembang menggunakan motif di kulitnya sebagai cara berkamuflase.
Karena keunikan dan keindahan tersebut, tidak jarang ular Sanca sengaja dikawin silangkan oleh pecinta reptil untuk mendapatkan corak kulit yang berbeda.
Memiliki habitat hidup di tempat yang bersuhu lembab, ular Sanca banyak ditemukan di wilayah Asia Selatan dan Tenggara termasuk Indonesia.
Di habitat aslinya, ular Sanca Kembang menyukai lingkungan yang berdekatan dengan sumber air untuk memudahkan pergerakan dalam mencari mangsa.
Menurut laman Reptil World, Sanca dapat menyeberangi lautan untuk menuju wilayah pulau lain demi menemukan habitat aslinya.
Dikenal karena ukuran dan kemampuan berburunya, bagi Sanca musuh dan predator paling menakutkan adalah manusia yang kerap tertarik dengan daging serta kulitnya.
Di alam liar manusia bagi Sanca adalah musuh utama yang wajib dan perlu dihindari, tetapi di tempat penakaran manusia adalah sahabat dekat.
Meski banyak dijadikan sebagai hewan peliharaan, tidak sedikit pemilik Sanca yang justru menemui ajal setelah dijadikan sebagai sumber makanan.***

Share this article
Sehubungan dengan perilaku agresif ular Sanca, belum lama ini warganet dibuat terperangah karena memangsa kucing peliharaan