AYOJAKARTA.COM - Beberapa hari yang lalu seorang pria yang kerap kali membayar seenaknya saat makan di warteg viral di Media Sosial.
Dalam rekaman CCTV, pria berambut gondrong itu tidak membayar sesuai harga yang ditetapkan.
Saat ditegur penjual warteg, justru terlihat pria itu kesal dan malah meninggalkan warteg.
Diketahui warteg yang berada di kawasan Tanah Abang kerap dikunjungi pria tersebut dan berulang kali membayar seenaknya.
Pria yang diketahui bernama AF telah berhasil ditangkap kepolisian Polsek Metro Tanah Abang pada Minggu, 5 Mei 2024 dikutip dari Kompascom Reporter on Location.
Terduga pelaku lainnya berhasil melarikan diri saat ditangkap pihak kepolisian.
Polisi menjelaskan pelaku datang makan di warteg pada Jumat, 3 Mei 2024 sekitar jam 3 sore.
Usai makan, kedua pria itu hanya membayar Rp 10 ribu atas makanan yang mereka berdua makan.
Pria tersebut sempat berjanji akan kembali untuk membayar dengan menjaminkan identitas miliknya.
Namun ternyata itu hanya penipuan sebab mereka tidak kembali datang sebelum polisi menangkapnya.
Nada pemilik warteg mengaku kejadian itu sudah sering dialami wartegnya bahkan dengan orang yang berbeda.
Bahkan dalam sehari warteg miliknya bisa mengalami kerugian hingga Rp 150 ribu.
Baca Juga: Kuota Internet Boros? Libas Boncos dengan 6 Tips Hemat Kuota di Semua Android yang Wajib Kamu Coba!
Beberapa kali Nada sempat menegurnya, namun bukannya membayar secara penuh justru dirinya yang kerap kali diberi ancaman.
"Kalau ditegur malah marah-marah, bilangnya kita hanya pendatang dan mengancam akan memanggil teman-temannya," ungkap Nada.
Karena kesal kerap diperlakukan seperti itu, pemilik warteg memviralkan aksinya.
Dia berharap atas viralnya video tersebut, pihak kepolisian dapat melakukan tindakan sebab kerap kali wartegnya mengalami kerugian.***
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Buktikan Daya Imajinasimu dengan Menemukan Kumpulan Hewan Tersembunyi di Gambar Ini

Share this article
Usai viral, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pria yang sering bayar seenaknya ketika makan di warteg di kawasan Tanah Abang.