AYOJAKARTA.COM – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus pakar telematika tampak rajin mengkritik cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka.
Seperti halnya mengkritik soal 3 mic yang dipakai oleh Gibran saat debat cawapres pada Jumat 22 Desember 2023 lalu.
Tampaknya dibanding cawapres lainnya yakni Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Mahfud MD, Roy Suryo lebih sering mengkritisi Gibran.
Meskipun rajin mengkritik Gibran dibanding cawapres lainnya, mantan Menpora era pemerintahan Presiden SBY ini justru membela capres nomor urut 2 dari serangan fisik.
Roy Suryo membela Prabowo Subianto dari netizen yang mengkritik soal fisik atau body Shaming. Hal ini disampaikan melalui akun media sosialnya di X.
Melalui cuitannya, pakar telematika ini menghimbau kepada netizen agar tidak menggunakan fisik untuk menjatuhkan seseorang.
“Secara Obyektif kalau saya sebaiknya HINDARI menyerang secara Fisik begini, Kalau kebijakan2, sampai Watak / Tabiatnya kita kritisi sih OK, Tetapi JANGAN menyerang kategori BODY SHAMING,” cuitnya di X dikutip Ayojakarta.com dari akun X @KRMTRoySuryo1 pada Selasa, 2 Januari 2024.
Baca Juga: Alvin Lim Sebut Penyelidikan dan Penyidikan Kasus Jessica Wongso Tidak Sempurna: Asal-asalan!
“Kalaupun ada FAKTA video, tampilkan saja Apa adanya, jangan di-dubbing2 apalagi +Lagu. AMBYAR,” sambungnya.
Roy Suryo ternyata mengomentari cuitan dari salah satu akun X pendukung capres nomor urut 1, Anies Baswedan.
Akun tersebut mengunggah video Prabowo Subianto yang tengah blusukan dan terlihat kesulitan berjalan karena tempatnya yang cukup sempit, sehingga harus ada yang menuntun berjalan.
Bukan itu saja yang menjadi sorotan dari warganet adalah dalam video Prabowo Subianto blusukan ini ditambah dengan musik lengkap dengan narasi.
Dipaparkan seolah-olah capres nomor urut 2 ini dengan kondisinya yang sulit berjalan juga akan sulit menyerap aspirasi dari masyarakat “Kalau Kondisinya Seperti ini Bagaimana Bisa Keliling Menyerap Aspirasi Rakyat Seluruh Indonesia.”
“Setelah GEMOY Gagal. Jurus Pamungkas.. BLUSUKAN,” cuit akun @SOBAT_ANIES dalam keterangan di video Prabowo Subianto sedang blusukan.
“Liatnya Antara Sedih Dan Haru Kami Sebenarnya Masih Ada Cinta Untuk Pak Prabowo. Cuma Ambisius dan Nafsu Berkuasa Yang Terpaksa Kami Memilih Berbeda Jalan,” lanjutnya.
Sontak cuitan Roy Suryo yang menghimbau netizen untuk tidak memberikan serangan fisik untuk menjatuhkan seseorang mendapatkan banyak komentar positif dari warganet.
“Setuju banget ..kita semua juga ada masanya tua,,dan kondisi fisik tua emang ya begitu gak bisa ditutupi . Tp ada politisi tua yg buat takjub itu Tun Mahathir yg 92 THN tetap sehat2 dan jalan pun masih baik2 saja,,ya vuma SDH tua pasti lah turun mesin maklum,” balas salah satu akun.
“Setuju Oom Roy, Gak boleh Bo- Sham. Karakter boleh. Krn karakter individu berhub. dgn jiwa kepemimpinan yg dibutuhkan seluruh anak bangsa,” balas akun lainnya.

Share this article
Roy Suryo membela Prabowo Subianto dari netizen yang mengkritik soal fisik atau body Shaming. Hal ini disampaikan melalui akun media sosial.