Anies Baswedan Ungkap Alasan Berikan Pertanyaan terkait Putusan MK ke Prabowo: Tidak Ada Unsur Menuduh

Seperti yang diketahui pada debat capres lalu, Anies Baswedan melemparkan pertanyaan terkait putusan MK yang kontroversial ke Prabowo.
Seperti yang diketahui pada debat capres lalu, Anies Baswedan melemparkan pertanyaan terkait putusan MK yang kontroversial ke Prabowo.

AYOJAKARTA.COM – Anies Baswedan baru-baru ini mengungkapkan alasan terkait dirinya melontarkan pertanyaan kepada Prabowo Subianto terkait putusan MK beberapa waktu lalu.

Pada debat perdana capres yang diselenggarakan KPU, Capres nomor urut 1, Anies Baswedan menanyakan terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) kepada capres nomor urut 2.

Adapun pertanyaan tersebut yakni terkait putusan MK terkait batas usia calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Adapun terkait pertanyaan yang dilontarkan Anies kepada Prabowo, banyak publik yang menilai bahwa hal tersebut adalah tuduhan.

Anies Baswedan pun menanggapi hal tersebut. Di sisi lain Hakim Konstitusi yang telah memutuskan gugatan tersebut terbukti telah melakukan pelanggaran kode etik berat.

"MKMK itu mengatakan ada pelanggaran kode etik berat," kata Anies Baswedan, dikutip Ayojakarta.com melalui laman suara.com.

Baca Juga: World of Statistics Merilis Daftar Sebelas Kota di Dunia yang Akan Tenggelam, Jakarta Menempati Urutan Pertama

Sehingga Anies Baswedan membantah kalau dirinya sama sekali tidak melakukan tuduhan bahwa telah terjadi pelanggaran kode etik hakim dalam putusan MK tersebut.

"Itu adalah putusan MKMK, jadi saya nggak nuduh, itu fakta," jelas Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Dengan demikian, pada saat debat perdana capres yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, Anies Baswedan berkesempatan menanyakan perasaan Prabowo Subianto waktu itu.

"Karena itu, saya nggak bertanya tentang langkah, tapi saya bertanya perasaan mendengar itu," ungkap Anies Baswedan.

"Karena kita semua yang mendengar merasakan ada sesuatu yang tidak tepat," tambah capres nomor 1 tersebut.

Baca Juga: Golongan darah Ini Diklaim Paling Pintar Berbohong, Tipe B Disebut si Paling Jujur

Seperti yang diketahui pada debat capres lalu, Anies melemparkan pertanyaan terkait putusan MK yang kontroversial tersebut.

"Bapak punya waktu sampai (tanggal) 13 sesudah bapak mendengar bahwa ternyata pencalonan persyaratannya bermasalah secara etika. Pertanyaan saya, apa perasaan bapak ketika mendengar ada pelanggaran etika di situ?" tanya Anies Baswedan kepada Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, Prabowo Subianto pun menjawab pertanyaan tersebut dengan tidak mempermasalahkan terkait putusan MK, dan hal tersebut sesuai dengan informasi yang diperoleh dari para pakar hukum.

Baca Juga: TOP 10 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2024: BINUS, UII dan Telkom Masuk Tiga Besar Teratas

Dan kemudian, Prabowo Subianto juga turut meledek Anies Baswedan dengan mengungkapkan bahwa dirinya bukan anak kecil lagi, dan sudah paham terkait hal tersebut.

"Kita ini bukan anak kecil Mas Anies, ya. Anda juga paham, ya. Sudah lah, ya," jawab Prabowo Subianto.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Anies Baswedan
# Putusan MK
# Prabowo

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.