Kontroversi Ucapan Prabowo 'Ndasmu Etik', Sengaja Pakai Kata Kasar demi Keakraban?

Belum lama ini Prabowo Subianto, capres nomor 2 pemilu 2024, kembali viral karena mengucapkan kata kasar 'ndas'.
Belum lama ini Prabowo Subianto, capres nomor 2 pemilu 2024, kembali viral karena mengucapkan kata kasar 'ndas'.

AYOJAKARTA.COM – Belum lama ini Prabowo Subianto, capres nomor 2 pemilu 2024, kembali viral.

Pasalnya beredar video Prabowo saat berada dalam sebuah pertemuan dengan para pendukungnya secara tertutup dan dalam pidatonya menggunakan kata kasar.

Ndasmu dalam bahasa Jawa termasuk kasar yang artinya “Kepalamu”. Normalnya untuk kepala dalam bahasa Jawa menggunakan kata sirah atau mustaka.

Ndas sendiri berada di tingkat ngoko atau kata kasar, yang bisa digunakan kepada seumuran atau di bawah umur penuturnya.

Sirah berada dalam tingkat krama madya atau pertengahan, bisa juga digunakan seumuran atau kepada orang tak dikenal agar terkesan formal.

Mustaka berada dalam tingkat krama alus atau bahasa alus yang biasanya digunakan saat berbicara kepada orang yang lebih tua usianya daripada penutur.

Baca Juga: Ganjar Pranowo ke Rengasdengklok Karawang Kunjungi Rumah Soekarno-Hatta Saat Diculik, Meniru Anies Baswedan?

Penggunaan kata kasar itu pun langsung menimbulkan kontroversi.

Memang secara etika, penggunaan kata kasar itu tidak sopan, apalagi bila digunakan secara umum dalam situasi formal baik kepada yang lebih tua atau lebih muda.

Ada pula keyakinan dalam religi, penggunaan kata kasar termasuk perbuatan tak baik dan ketidaksopanan. Apalagi bila digunakan kepada orang yang lebih tua usianya daripada penutur atau orang yang sedang berbicara.

Akan tetapi, ada juga yang kenyataan terjadi di dunia nyata adalah semakin dekat atau akrab seseorang, maka penggunaan kata kasar itu menjadi biasa saja.

Penggunaan kata kasar juga selain adanya kedekatan atau keakraban dengan seseorang, tidak apa bila situasi atau konteksnya adalah digunakan saat acara tidak terlalu resmi dan tertutup untuk kalangan orang terdekat saja.

Baca Juga: Jadwal dan Tema Debat Capres-Cawapres Kedua, Ada Perbedaan yang Bikin Bingung?

Menurut jubir Prabowo, Dahnil Aznal, Prabowo menggunakan kata kasar tersebut dalam suasana bercanda atau keakraban dengan para pendukungnya di sebuah pertemuan yang tidak terbuka, hanya untuk kalangannya saja.

“Penggunaan istilah-istilah dalam tradisi kedekatan terutama orang Jawa itu banyak sekali sehingga tidak ada masalah sebenarnya dengan penggunaan kata tersebut. Kenapa? Karena memang biasa ketika itu digunakan bersamaan dengan orang-orang terdekat.” ujar Dahnil Aznal, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube METRO TV.

Prabowo menggunakan kata kasar tersebut memang saat berada di acara perkumpulan dengan orang-orang terdekatnya di Partai Gerindra.

“Dalam hal ini tentu Pak Prabowo menyampaikan dan menggunakan istilah itu kepada orang-orang terdekat … dalam hal ini kader-kader Gerindra.” lanjutnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kata kasar
# Capres
# Prabowo Subianto

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.