AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini, viral sebuah video memperlihatkan pendaki wanita yang terjebak di Gunung Marapi saat erupsi.
Pendaki wanita yang terjebak di Gunung Marapi itu pun telah diketahui identitasnya. Ya, wanita itu adalah Zhafira Zahrim.
Diketahui Zhafira Zahrim adalah seorang mahasiswi Politeknik Negeri Padang.
Baca Juga: Kondisi Gunung Merapi Terkini, Lava Sudah Keluar 165 Kali dan Potensi Gempa Tetap Tinggi
Pada video yang beredar di sosial media, kondisi Zhafira Zahrim cukup mengenaskan.
Wajahnya dipenuhi dengan abu vulkanik hingga mengalami sesak napas.
Dalam kondisi yang memprihatinkan, Zhafira mengirim video itu kepada orang tuanya.
Baca Juga: Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas dengan Jarak 1,5 Km ke Arah Kawasan Ini
Gadis berusia 19 tahun itu sempat meminta tolong kepada sang ibunda “ibu, tolong” kata Zhafira dalam video.
Warganet pun dibuat penasaran bagaimana kondisi pendaki wanita yang terjebak di Gunung Marapi saat erupsi itu?
Banyak beredar kabar bahwa gadis itu telah meninggal dunia, namun dikutip dari laman suara.com faktanya Zhafira berhasil dievakuasi dari Gunung Marapi.
Baca Juga: Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Lagi, Masyarakat Diminta Waspada!
Kini pendaki wanita yang terjebak di Gunung Marapi itu tengah menjalani perawatan di RSUD Padang Panjang.
Kepala Basarnas Padang Abdul Malik, menyampaikan bahwa Zhafira Zahrim mengalami patah tulang tangan dan luka-luka di sekujur tubuhnya.
Sementara itu, Abdul Malik juga menyampaikan bahwa telah ada 11 pendaki yang meninggal dunia akibat erupsi Gunung Marapi.
“Tim gabungan sudah berhasil menemukan tiga orang selamat, dan sebelas orang dalam keadaan mike delta (meninggal dunia),” tuturnya.
“Dan saat ini lagi proses evakuasi dari puncak ke bawah,” pungkasnya.***

Share this article
Dikabarkan bahwa Zhafira Zahrim mengalami patah tulang tangan dan luka-luka di sekujur tubuhnya usai terjebak di Gunung Marapi saat erupsi.