AYOJAKARTA.COM--Seiring demam konten ngeprank yang ditunjukkan lewat media sosial dan oleh banyak pelaku ternyata menginspirasi remaja untuk turut melakukannya.
Ngeprank asalkan bertujuan positif dan membawa kebahagiaan bagi korban alias orang yang akan diprank tentu tak masalah
Namun beda cerita kalao ngeprank semata-mata usil dan buat konten namun justru merugikan dan membahayakan yang lainnya, maka patut untuk diberi pelajaran.
Di tengah Ramadan, ini sejumlah konten ngeprank yang berbahaya dan sangat merugikan masyarakat terjadi di sekitar kita.
Ngeprank berpura-pura menjadi pocongan, yang berdiri di jalanan atau seolah-olah memperlihatkan penampakannya.
Seperti yang dilansir Ayojakarta dari akun instagram @magelang_raya, Senin (3/4/2023), terlihat aksi ngeprank pocongan di malam hari.
Baca Juga: Viral Rumah Surga Abah Jajang, Saking Bagusnya View di Halaman, Sampai Ditawar Rp2,5 M Tapi Ditolak
Tampak di pinggir jalan, dengan kondisi sekitar persawahan, pocongan palsu sedang berdiri. Bagi yang nyalinya kecil, melihat penampakan itu bisa jadi akan takut, gemetaran, panik.
Bahayanya bila ia sedang mengendarai kendaraan, maka akan berakibat buruk karena kepanikannya.
Mungkin saking geramnya dengan prank pocong itu, dan diduga sudah kerap berulah dan membahayakan pengguna jalan, sehingga warga memutuskan memberinya pelajaran.
Akhirnya saking jengkel atau merasa sangat dipermainkan, terlihat sejumlah warga yang tiba-tiba mendatangi pocong itu dan menendangnya.
Pocong palsu itu langsung tersungkur, dan begitu terbuka kain putih yang membungkusnya ternyata sosok remaja.
"Gotong ke Polres, "teriak seorang Warga.
"Karepmu ngopo ngene kui, " (maksudmu apa ngeprank pocong begini, )" tanya warga lain, bahkan pengguna jalan lain turut mendaratkan tendangan di tubuh pocong palsu itu.
Alhasil pocong palsu itu hanya bisa pasrah dan teriak..mboten malih..mboten malih..tidak akan lagi, "ucapnya.
Belum diketahui aksi prank itu hanya dilakukan sendirian ataukah ada timnya. Hanya saja dari keterangan yang disematkan dalam video, kejadian itu berlangsung di Bonang, Demak.
"NGEPRANK MALAH KETENDANG
Mungkin niatnya ngeprank buat lucu-lucuan, tapi tanpa dia sadari bahwa tindakannya bisa menyebabkan kecelakaan pengendara motor dikarenakan takut dan kaget.." tulis akun instagram @magelang_raya.
Kejadian yang sama soal prank pocong juga terjadi di Malang. Sekumpulan remaja ngeprank jadi pocong di area kuburan yang membuat orang ketakutan saat melewati area tersebut.
Unggahan video itu pun memancing respon warganet.
"Kalo jantungan gimana coba? Kalo pas nyetir mobil apa motor kaget Trus kecelakaan? Kalo lagi Hamil keguguran gimana?."tulis tyasxxx
"Maaf tapi aku puas liatnya,,bikin risih apalagi itu kayak dipinggir jalan,,bisa membahayakan pengguna jalan,,bisa2 kecelakaan karena kaget dan takut,"tulis fadixxx
"Ngapain prank orang nang... Klo org yg diprank jantungan opo malah golek perkoro.... Mending tadarusan nang...nang.....,"tulis siscaxx

Share this article
Di tengah Ramadan, ini sejumlah konten ngeprank yang berbahaya dan sangat merugikan masyarakat terjadi di sekitar kita, yakni prank pocong