AYOJAKARTA.COM -– Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E terpidana kasus kematian berencana Brigadir Yosua menceritakan momen terberat saat menjalani siang.
Hal tersebut disampaikan saat menjadi bintang tamu secara eksklusif dalam salah satu acara di televisi swasta di Indonesia.
Richard Eliezer mengatakan bahwa masa-masa persidangan memanglah berat karena sangat lama, berlangsung alot dan menyita banyak perhatian.
Akan tetapi menurutnya ada momen yang paling berat dalam sidang yaitu ketika harus bertemu dengan keluarga dari Brigadir Yosua.
Karena pada saat itu ia amat merasa bersalah dan meminta maaf kepada keluarga dari korban terlebih khusus orang tua Brigadir J.
“Yang paling berat menurut saya ketika saya bertemu dengan keluarga almarhum Bang Yos,” kata Richard Eliezer dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube KOMPASTV, Jumat (10/3/2023).
“Jadi ketika saya bertemu dengan orang tua Bang Yos, saya merasa bersalah tentunya, saya merasa sangat-sangat bersalah dan saya meminta maaf kepada keluarga Bang Yos terlebih khusus orang tuanya Bang Yos tentunya,” imbuhnya.
ia berharap akan dibukakan pintu maaf atas perbuatan yang dilakukan olehnya dan berusaha untuk menebus kesalahannya dengan cara berkata jujur.
Dan hal tersebutlah yang menggerakan hatinya untuk secara ekspresif bersimpuh di hadapan kedua orang tua dari Brigadir Yosua.
“Saya berharap saya dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas perbuatan saya yang saya lakukan,” tutur Bharada E.
“Dan saya berusaha untuk menebus kesalahan saya dengan berkata jujur,” imbuhnya.
Ada banyak yang memuji Richard Eliezer karena menunjukan kepercayaan diri untuk berani jujur menjawab pertanyaan hakim dan jaksa pada saat di persidangan.
Baca Juga: Nah! Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Posting Kartu Merah di Instagram, untuk Richard Eliezer?
Menurutnya hal tersebut muncul dengan sendirinya, dirinya pun tidak menyangka bisa sekuat itu.
Namun menurutnya sebelum sidang ia selalu berdoa dengan Ronny Talapessy dan tim kuasa hukumnya yang lain.
Serta adanya dukungan dari para penasihat hukumnya agar dalam persidangan dirinya menjadi lebih kuat untuk tetap berkata jujur.
“Jadi itu muncul dengan sendirinya, saya juga tak menyangka kalau saya bisa sekuat itu,” kata Richard Eliezer.
“Tapi memang sebelum sidang, saya selalu berdoa bersama Bang Ronny dan tim PH juga untuk menguatkan saya tentunya agar di dalam persidangan saya lebih kuat untuk tetap berkata jujur,” imbuhnya.
Menurutnya meskipun ia merasakan perasaan campur aduk seperti takut tetapi Bharada E merasa bahwa ketika memilih jalan untuk jujur.
Maka Tuhan akan memberikan kekuatan untuknya agar mampu untuk tetap berkata jujur di persidangan.***(Sulistiyaningsih)

Share this article
Hal tersebut disampaikan saat menjadi bintang tamu secara eksklusif dalam salah satu acara di televisi swasta di Indonesia.