AYOJAKARTA.COM - Gempa bumi kerkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang Turki dan Suriah pada Senin, 6 Februari 2023.
Diketahui dalam peristiwa tersebut, lebih dari 12 ribu jiwa menjadi korban, termasuk warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Turki.
Terkait peristiwa tersebut, banyak pihak-pihak yang mengunggah konten terkait gempa bumi di Turki, baik itu berdasarkan fakta yang ada maupun tidak.
Beberapa waktu lalu, beredar video di media sosial yang menampilkan ombak besar menghantam tepi pantai.
Banyak warganet yang penasaran akan kebenaran dari video tersebut.
Dikutip Ayojakarta.com dari laman turnbackhoax.id pada Jumat (10/2/2023), berikut fakta mengenai video tersebut.
Pada media sosial Twitter, beredar video yang menampilkan ombak besar menghantam tepi pantai.
Baca Juga: Wah Kacau Nih, Salah Satu Fans Ferdy Sambo Nekat Mati Jika Ferdy Sambo Dihukum Mati
Narasi unggahan tersebut mengklaim bahwa kejadian tersebut merupakan peristiwa tsunami di salah satu resort yang berada di tepi pantai Turki.
Narasi tersebut tertulis "tsunami di salah sebuah resort di tepi pantai turkeye #PrayForTurkey".
Video tersebut diunggah oleh akun Twitter bernama @mohammaddazmy297.
Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan video yang identik dengan video yang digunakan dalam unggahan tersebut.
Video tersebut identik dengan video unggahan channel Youtube SUN Newspapers.
Video yang diunggah Youtube SUN Newspapers dengan judul "Durban beach closed due to high waves DRAMATIC AERIAL VIDEO" yang tayang pada 13 Maret 2017.
Dalam video tersebut ombak besar sedang menghantam pantai utara Durban, Afrika Selatan pada Minggu (12/3/2017).
Berdasarkan fakta tersebut, klaim bahwa telah terjadi tsunami di salah satu resort yang berada di tepi pantai Turki adalah tidak terbukti benar.***

Share this article
Beberapa waktu lalu, beredar video di media sosial yang menampilkan ombak besar menghantam tepi pantai yang diklaim terjadi di Turki.