AYOJAKARTA.COM - Simak biodata Nanang Gimbal, pembunuh aktor Sandy Permana.
Nanang Gimbal setelah menghilangkan nyawa Sandy Peramna sebelum ditangkap dia sempat melarikan diri.
Namun, kini Nanang Gimbal telah diamankan oleh pihak kepolisian dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh wartawan di lokasi.
Mereka melihat Nanang Gimbal diam seribu bahasa saat ditanyai wartawan soal motif menusuk Sandy Permana.
Dia menggunakan jaket hitam dan kacamata seraya tangannya diborgol di belakang tubuhnya dibawa ke Polda.
Diketahui, pelaku diamankan oleh tim gabungan dari Subditektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polres Kabupaten Bekasi.
Baca Juga: PPG Kemenag 2025 Tanpa Tes Akademik, 269.168 Guru Berpeluang dapat Sertifikasi dalam 5 Gelombang
Namun, bagi Anda yang penasaran dengan biodata Nanang Irawan, yang dikenal dengan julukan "Gimbal" atau "Limbad" karena rambutnya yang gimbal dan penampilannya yang penuh tato bisa disimak di bawah ini.
Nanang sekarang berusia 45 tahun dan diketahui Limbad pernah bekerja sebagai kru film, termasuk dalam produksi sinetron "Tukang Bubur Naik Haji" dan "Misteri Gunung Merapi 3".
Pembunuh aktor Sandy Permana itu diketahui beragama Islam.
Dari informasi yang beredar, tinggal bersama istri dan anak-anaknya di Perumahan TNI-Polri, Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Baca Juga: POCO X7 5G Mengguncang Pasar Smartphone dengan Performa Dahsyat dan Harga Menggiurkan
Nanang tinggal di Perumahan TNI-Polri itu diketahui sudah selama 13 tahun.
Menurut keterangan warga dan istri korban, Nanang dikenal sebagai pribadi pendiam dan tertutup, jarang berinteraksi dengan tetangga sekitar.
Nanang Irawan alias Nanang Gimbal akhirnya berhasil ditangkap pada Rabu 15 Januari 2025.
Nanang ditangkap tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Dusun Poris RT 04 RW 09, Desa Kutamukti, Kecamatan Kutawaluya, Karawang, Jawa Barat, pukul 10.45 WIB.
Share this article
Menurut keterangan warga dan istri korban, Nanang dikenal sebagai pribadi pendiam dan tertutup, jarang berinteraksi dengan tetangga sekitar.