AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini terdapat isu yang beredar terkait Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Melki Sedek.
Adapun isu yang melibatkan nama Melki Sedek adalah terkait pelecehan seksual, sehingga dirinya dinonaktifkan sementara sebagai Ketua Umum BEM UI.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum BEM UI Melki Sedek turut membantah atas tuduhan yang mengatakan kalau dirinya telah melakukan pelecehan seksual.
"Sampai hari ini, saya yakin tidak pernah melakukan hal tersebut," sebut Melki Sedek, dikutip ayojakarta.com melalui laman suara.com.
Melki Sedek juga mengungkapkan kalau dirinya belum mengetahui kronologi terkait kekerasan seksual yang menyangkut dirinya sendiri.
Namun, walaupun disebut hal itu tuduhan, Melki Sedek mengaku menghargai langkah Wakil Ketua Umum BEM UI, Shifa Anindya yang menjadi orang yang menonaktifkan Melki Sedek sebagai Ketua Umum BEM UI.
"Dengan kepala tegak, saya akan menjalani proses yang diperlukan," kata Melki Sedek.
Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UI, Manneke Budiman mengkonfirmasi bahwa adanya laporan kekerasan seksual yang dilakukan oleh Melki Sedek.
"Satgas PPKS UI telah menerima laporan dugaan kekerasan seksual dengan yang bersangkutan (Melki) sebagai terlapor. Satgas saat ini tengah memproses laporan tersebut," kata Manneke Budiman.
Namun, walaupun telah adanya laporan terkait dugaan kekerasan seksual, Manneke tidak menjelaskan lebih rinci terkait kejadian kekerasan seksual yang melibatkan nama Melki Sedek tersebut.
Hal tersebut lantaran menyangkut terkait kode etik kerahasiaan, sehingga tidak menjelaskannya secara detail.
"Satgas tidak bisa cerita banyak soal ini sebab kami terikat kode etik kerahasiaan," jelas Manneke Budiman.
Diketahui bahwa Melki Sedek adalah seorang mahasiswa dari Fakultas Hukum, Universitas Indonesia.
Sebelum menjadi Ketua Umum BEM UI melalui pemilu yang diselenggarakan di akhir 2022 lalu, Melki Sedek pernah bergabung menjadi BEM di Fakultas Hukum UI.
Melki Sedek menjadi Ketua Umum BEM UI pada bulan Januari 2023 dan wakilnya yakni Shifa Anindya yang menjadi Wakil Ketua Umum BEM UI.

Share this article
Ketua Umum BEM UI Melki Sedek turut membantah atas tuduhan yang mengatakan kalau dirinya telah melakukan pelecehan seksual.