AYOJAKARTA.COM — Calon legislatif (caleg) kini tengah berbondong-bondong menyiapkan kampanye guna mendapatkan suara terbanyak di Pemilu 2024.
Salah satu caleg yang kini viral di media sosial adalah Erfin Dewi Sudanto yang berasal dari Bondowoso, Jawa Timur.
Erfin Dewi Sudanto membuat warganet heboh karena nekat jual ginjal demi biaya kampanye.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @rctiplusofficial, terlihat Caleg asal Bondowoso tersebut sibuk memasang bannernya.
Baca Juga: Coach Justin Marah! Timnas Indonesia Disebut Sebagai 'Bocah TikTok oleh Media Asing Ini
Ia mengakui tak punya biaya besar untuk bisa duduk di kursi parlemen, dan dirinya lantas membuat surat pernyataan jual ginjal.
"Surat pernyataan jual ginjal ini, tujuan-tujuan saya untuk biaya operasional dan biaya logistik untuk pemenangan pemilihan calon legislatif, intinya untuk pengabdian kepada masyarakat," tutur Erfin Dewi Sudanto, dikutip Kamis, 18 Januari 2024.
Diketahui dari bannernya, Erfin adalah caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Hingga berita ini ditulis, unggahan TikTok tersebut telah ditonton sebanyak 16,3 juta kali tayangan, komentar warganet sebanyak 23,6 ribu, serta like sebanyak 736,5 ribu.
Baca Juga: Roy Suryo Ketar-Ketir, Kini Dipolisikan Caleg PSI Imbas Nuduh Gibran 'Nyontek' saat Debat Cawapres
Dalam pantauan AyoJakarta.com, banyak warganet memberikan beragam respons.
"serius nanya gaji caleg brp? kok sampe segitunya," komentar akun @hf**.
"kalau gagal, rugi total. kalau jadi pun emang berapa gaji caleg njir," komentar akun @ker***.
"mending menikmati hidup pak," komentar akun @ig***.
"pengabdian kan gak harus nyaleg ,cukup menjadi warga yg baik, kerja bakti buang smpah pda tempatnya, bersihin Toa masjid,sapuin jln itu ngabdi," komentar akun @ka****.
"Padahal banyak cara untuk mengabdi untuk negara," komentar akun @en***.
"utamain kesehatan aja.. kampanye online cukup..nek apik ya bakal menang iki," komentar akun @pe***.***

Share this article
Viral caleg bernama Erfin Dewi Sudanto membuat warganet heboh karena nekat jual ginjal demi biaya kampanye.