AYOJAKARTA.COM — Program makan siang gratis yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, saat ini masih terus dilaksanakan.
Program ini menjadi fokus utama Prabowo dan Gibran saat kampanye Pilpres 2024 lalu.
Melalui program ini, Prabowo Gibran berharap kualitas gizi anak sekolah bisa meningkat dan menggerakkan ekonomi nasional.
Semenjak dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 20 Oktober 2024 lalu, Prabowo-Gibran sudah mengerahkan jajarannya untuk merealisasikan program tersebut.
Sudah terdapat beberapa sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia ini yang menerima makan gratis. Hingga saat ini pun program tersebut masih terus berjalan.
Namun, meski disebut sebagai program makan siang gratis, masih saja ada oknum-oknum yang memanfaatkan momen tersebut.
Seperti yang sedang viral di media sosial TikTok baru-baru ini, salah satunya melalui akun TikTok @ahmad.lehan6.
Akun tersebut membagikan sebuah video dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh diduga kepala sekolah di salah satu sekolah yang berlokasi di Yogyakarta.
Video yang diunggah pada tanggal 18 Desember 2024 itu memperlihatkan seorang pria yang sedang berbicara dałam sebuah rapat bersama orang tua siswa.
Dalam video tersebut, sang pengunggah menjelaskan jika dirinya yang merupakan orang tua siswa diharuskan membeli tempat makan seharga Rp 30.000 untuk program makan siang gratis anaknya.
“Lagi rapat di sekolah. Acara makan gratis tapi harus beli temuta makannya 2 targa Rp 30ribu 1. Harus 2 jadi Rp 60 ribu. Klo ada 2 anak di sekolah jadi 4 bos,” tulis pengunggah video, dikutip pada Kamis, 26 Desember 2024.
Baca Juga: Lagi di Jakpus? Ini Rekomendasi Tempat Kuliner Makan Siang Favorit di Jakarta Pusat
Sontak saja video tersebut langsung menjadi viral di media sosial.
Video tersebut saat ini sudah ditonton lebih dari 3 juta orang serta mendapatkan 101,8 ribu like dan 16,9 ribu komentar di akunnya.
Karena video dugaan pungli yang dilakukan oleh kepala sekolah langsung menjadi viral, Partai Gerindra melalui media sosial pun tak tinggal diam.
Melalui akun TikTok-nya, Gerindra pun akhirnya merespon kegelisahan orang tua murid tersebut.
“Itu yang ngomong begitu siapa, Pak?” tulis admin Gerindra.
“Itu kepala sekolahnya,” balas pemilik akun Ahmad Lenan.
Sontak video tersebut pun langsung menjadi pembicaraan warganet.
Banyak warganet yang meminta pemilik akun untuk melaporkan oknum kepala sekolah tersebut.***

Share this article
Meski disebut sebagai program makan siang gratis, masih saja ada oknum-oknum yang memanfaatkan momen tersebut.