AYOJAKARTA.COM – Teka-teki pemilik mobil pejabat dengan nomor plat RI 36 yang menjadi sorotan warganet terungkap usai Raffi Ahmad memberikan pengakuan.
Sebelum Raffi Ahmad memberi pernyataan, pemilik mobil pejabat bernomor RI 36 sempat dicari-cari warganet karena tindakan yang dilakukan oleh oknum petugas Patroli Pengawal.
Dalam sebuah unggahan video, oknum petugas Patwal kedapatan menunjuk ke arah Pengemudi Taksi saat melakukan pengawalan terhadap mobil RI 36 milik Raffi Ahmad.
Berusaha membelah kemacetan, oknum Patwal sempat merasa terganggu karena seorang Pengemudi Taksi yang terkesan justru menghalangi jalan.
Sempat terhenti beberapa saat, oknum petugas Patwal kemudian menunjuk ke arah Pengemudi Taksi sebelum melanjutkan perjalanan.
Sikap oknum Patwal yang dinilai arogan oleh warganet tersebut, juga sempat menyeret mantan Menkominfo yang kini menjabat Menteri Koperasi Budi Arie.
Dalam sanggahannya, Budi Arie menegaskan mobil dinas dengan nomor plat RI 36 bukan merupakan miliknya karena ia menggunakan RI 27.9 serta berwarna putih.
Selain itu, Budi Arie juga meminta agar pejabat pemilik mobil RI 36 menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan negara dan pengabdian kepada rakyat.
Bukan hanya Menteri Koperasi, dugaan pemilik mobil RI 36 juga sempat menyasar kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang, Nusron Wahid.
Melalui keterangan tertulisnya, Kepala Badan Pertanahan tersebut menjelaskan mobil yang diberikan Kementerian Sekretariat Negara kepadanya memiliki nomor RI 26.
Baca Juga: 10 Prodi Unnes dengan Daya Tampung Terbanyak di SNBP 2025: PGSD Ada di Posisi Kedua Loh
Melalui pernyataan tertulisnya, Raffi Ahmad yang merupakan Utusan Khusus Presiden Prabowo mengaku perihal kepemilikan mobil dinasnya.
Namun demikian Raffi menambahkan, mobil dinas miliknya tersebut memang sempat terjebak kemacetan saat akan menjemputnya.
“Saya membenarkan bahwa mobil tersebut adalah mobil saya, tapi saat itu saya tidak di dalam karena mobil dalam perjalanan menjemput saya,” tulis Raffi.
Atas peristiwa menggemparkan tersebut, Teddy Indra Wijaya selaku Sekretaris Kabinet langsung menegur pemilik mobil RI 36 serta petugas Patroli Pengawal.
Selain itu, Tedy juga meminta seluruh jajaran kepresidenan untuk lebih berhati-hati dan bijaksana saat berkendara.
Terkait persoalan tersebut, Sony Susmana yang merupakan Pakar Safety Driver meminta agar masyarakat lebih objektif dalam menyikapi persoalan terlebih di jalan raya.
Baca Juga: KJP Plus Tahap 1 2025 Sudah Dibuka, Ini Dia Bocoran Tips Lolos Verifikasi Agar Jadi Penerima Bantuan
Mengacu pada ketentuan perundang-undangan, setiap pengguna jalan raya baik roda dua atau lebih wajib memberikan jalan pada situasi tertentu.
Berdasarkan unggahan video, Sony melihat akar persoalan antara Pengemudi Taksi dengan oknum petugas Patwal lebih karena miss komunikasi.
“Kita tidak bisa tendensius terhadap Ambulance, Damkar atau Pejabat VIP, kalau sirine itu berbunyi kita harus lihat kaca spion untuk memberikan jalan,” tegasnya. ***
Share this article
Sebelum Raffi Ahmad memberi pernyataan, pemilik mobil pejabat bernomor RI 36 sempat dicari-cari warganet akibat arogansi petugas Patwal