AYOJAKARTA.COM -- Aldi Taher tengah menjadi perbincangan publik, lantaran keinginannya maju sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) DPR RI.
Sebelumnya dirinya sempat menjadi kontroversi karena maju untuk dua partai, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Perindo.
Tak hanya itu, Pria 39 tahun tersebut juga ramai menjadi perbincangan publik usai diwawancarai di TV One.
Di TikTok @alditaher.official , Aldi terus menunjukkan kehebohannya dengan memperlihatkan karangam bunga yang mendukungnya.
Mantan suami Dewi Persih tersebut bahkan menunjukan satu persatu kiriman bunga yang ia dapat.
Namun tulisan pada karangan bunga yang ia tunjukan menarik perhatian warganet.
Pasalnya ucapan yang tertulis plesetan dari artis terkenal, bahkan tokoh dunia.
“Aldi Taher Nyaleg, Pengirimnya Putin-putin melati alibaba, bukan presiden.”
“Maju terus nyaleg aja, Gausah main band nonton coldplay aja - Pengirim Kris Martin Orang biasa bukan vokalis Coldplay.”
"Sepi job TV, nyaleg pun jadi. Semangat Bang Aldi Taher."
"Aldi Taher, gak usah jadi caleg, mending fokus jadi band opening Coldplay."
"Sok jadi caleg, ini kafe siapa yang jaga."
Aldi Taher menunjukkan karangan bunga sambil berjalan dan terlihat sangat antusias.
Karena karangan bunga bertuliskan kata-kata nyeleneh, warganet curiga ini hanyalah gimmick dari Aldi Taher.
Ada juga yang mengatakan bahwa karangan bunga teresebut merupakan hasil endorse dari perusahaan.
Meskipun begitu video Aldi Taher tersebut berhasil menyedot perhatian warganet, jumlah likenya sampai 124 Ribu, dan komentarnya mencapai 2,3 ribu.
Banyak respon dari warganet, ada yang mendukungnya maju sebagai caleg, ada juga yang menentangnya.
“Semangat bang elu apa adanya, semoga jadi anggota DPR,”@Pjo****or.
“salut buat Aldi Taher....yang ngga kehilangan cara.... untuk bisa di kenal.... semangat semoga sukses....dan apa adanya bisa menjadi wakil rakyat,”@tob*******bibi99.
“bg Aldi Taher mau nyadarin rakyat Indonesia, kalau politik itu komedi yang nyata,”@bg****ie.***(Jasmi Anes)

Share this article
Aldi Taher tengah menjadi perbincangan publik, lantaran keinginannya maju sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) DPR RI.