AYOJAKARTA.COM - Nama Alwi Husen Maolana belakangan tengah menjadi perbincangan hangat warganet.
Alwi Husen Maolana diduga sebagai pelaku pemerkosaan dan penyebaran video asusila seorang mahasiswi di Pandeglang, Banten.
Kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh Alwi Husen Maolana dibagikan oleh kakak kandung korban melalui cuitan Twitter @zanatul_91.
Sang kakak mengatakan bahwa pria berusia 23 tahun itu telah memperkosa adiknya bahkan mengancam membunuhnya serta menyebarkan video asusila yang sengaja direkam oleh pelaku untuk disebarkan ke orang terdekat korban.
Baca Juga: Deretan Kejanggalan Kasus Pemerkosaan yang Diduga Libatkan Oknum Jaksa PN Pandeglang
Cerita memilukan tersebut tentu mendapat banyak respons dari warganet.
Ada salah satu warganet yang diduga adalah teman korban ikut memberi kesaksian dalam kolom komentar.
Disebutkan bahwa pelaku sengaja menggunakan video asusila tersebut untuk digunakan sebagai senjata memeras korban.
“saya sahabat dekat korban, saya mengetahui betul apa yang korban alami dan rasakan selama ini, izin menambahkan, yang lebih menjijikannya lagi adalah pelaku ini telah menjadikan video pemerkosaan pada korban sebagai alat untuk mengamcam meminta duit pada korban,” kata @saktexxx.
Baca Juga: Viral Korban Pemerkosaan Dilarang Didampingi Pengacara oleh Kejari Pandeglang Banten, Kenapa?
Tak hanya itu, kakak korban juga menceritakan adanya hambatan dari sejumlah pihak serta kejanggalan proses hukum terkait kekerasan seksual yang dialami adiknya.
Berdasarkan tangkapan layar laman Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) yang dibagikan warga Twitter, Alwi Husen Maolan merupakan mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan program studi Akuntansi D3.
Namun status mahasiswanya saat ini berketerangan hilang.
Warganet juga mengungkapkan bahwa Alwi Husen Maolana merupakan anak dari mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang, Anwari Husnira.
Baca Juga: Ngeri! 5 Fakta Kasus Pemerkosaan Kakek Usia 75 Tahun kepada Nenek 95 Tahun di Bekasi
Sementara itu, Ayah Alwi Husen Maolana diketahui sudah meninggal dunia di RSUD Berkah, Pandeglang, Banten pada 18 Maret 2018.
Viralnya kasus tersebut membuat warganet ramai-ramai menuju media sosial Alwi Husen Maolana dan langsung merujaknya.
Salah satu warganet membagikan tangkapan layar komentar pengguna Facebook yang berisikan cerita dari seseorang yang diduga teman Alwi Husen Maolana saat masih SD.
“sebuah testimoni dari temen sd nya. udah cabul & psikopat dari lahir, ditambah pula privilege bapaknya,” tulis @harusxx.
Beberapa orang yang diduga teman Alwi Husen Maolana mengatakan bahwa sifat buruknya telah ada bahkan sejak ia masih kecil.
"Gak kaget si. Eman dari waktu SD dia udah cabul. Ya nggak sih dia kan sudah ngerti dan bicara omong kosong terus waktu SD loh ya, sewaktu jaman kita kan ga ngerti tentang kegituan," tulis salah seorang pengguna Facebook.
Disebutkan juga bahwa dulu sempat para guru takut karena orang tua Alwi Husen Maolana adalah seorang pejabat.
"Mana guru SD gak ada yang para berani lagi mentang mentang ortunya pejabat waktu itu," tulis pengguna Facebook lainnya.***

Share this article
Berikut ini sosok Alwi Husen Maolana diduga pelaku pemerkosaan dan penyebaran video asusila mahasiswi di Pandeglang, Banten.