AYOJAKARTA.COM – Sidang kasus pembunuhan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua telah memasuki tahap akhir persidangan.
Kelima terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua telah selesai membacakan pleidoi atau nota pembelaan.
Termasuk Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E yang dalam penyampaian pleidoi tersebut juga memberikan ucapan terima kasih pada beberapa pihak, salah satunya Mahfud MD.
Mendapatkan ucapan terima kasih dari Richard Eliezer membuat Menko Polhukam juga membuat surat balasan kepada Bharada E.
Surat balasan tersebut berisi doa dan dukungan terhadap Richard Eliezer yakni mendoakan agar mendapatkan hukuman yang ringan.
Baru-baru ini beredar video di YouTube terkait Mahfud MD berkaitan dengan kasus yang menimpa Ferdy Sambo dengan judul:
“MAHFUD MD TURUN LANGSUNG KEPERSIDANGAN BAWA BUKTI PENTING BEBASKAN BARADA E, SAMBO KAGET SEKETIKA,” tulis keterangan dalam video.
Baca Juga: Soal Gerakan Bawah Tanah Kasus Ferdy Sambo, Mahfud MD Pastikan Kejaksaan Independen
Dikutip AyoJakarta.com, Sabtu (29/1/2023), video tersebut diunggah oleh akun YouTube RODA POLITIK.
Tak hanya itu saja, thumbnail video menunjukkan seorang pria yang diduga sebagai Menko Polhukam Mahfud MD yang berada dalam ruang sidang sambil mengangkat jarinya.
Tak hanya Menko Polhukam saja, juga di sebelahnya juga menunjukkan seorang pria yang diduga sebagai Richard Eliezer berbaju putih.
Dan disebelahnya lagi ada diduga sebagai hakim ketua Wahyu Imam Santoso bersebelahan dengan Ferdy Sambo.
Tak ketinggalan pula dalam thumbnail video tersebut disematkan tulisan dengan kalimat senada yakni:
“MAHFUD MD TURUN TANGAN BAWA BUKTI PENTING BEBASKAN BARADA E, SAMBO KAGET.”
Lalu benarkan video yang beredar dengan tulisan-tulisan yang disematkan dalam thumbnail tersebut?
Ternyata setelah diperhatikan lebih detail, isi dari video tidak sesuai dengan yang ada pada judul video dan thumbnail dari video.
Dalam video hanya berisi beberapa potongan video berkaitan persidangan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua.
Salah satunya berisi narasi dari potongan artikel dari portal kaltim.tribunnews.com yang telah dipublikasikan pada Kamis, 26 Januari 2023 berjudul:
“Terselip Kabar Gembira? Mahfud MD Tanggapi Pledoi Bharada E: Kamu Jantan, Harus Tabah Menerima Vonis”
Video potongan pembacaan pleidoi atau nota pembelaan dari Richard Eliezer yang mengucapkan terima kasih kepada beberapa pihak salah satunya kepada Mahfud MD juga ditambahkan dalam video yang diunggah oleh akun ini.
Tak hanya itu saja, potongan tanggapan tentang pleidoi Bharada E dari kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua yakni Martin Simanjuntak juga ikut ditambahkan dalam video ini.
Mahfud MD juga tidak terjun langsung dalam sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua membebaskan Richard Eliezer seperti tertera dalam judul dan thumbnail video.
Tak hanya itu saja, Ferdy Sambo juga tidak mengamuk seperti tulisan yang tertera dalam judul dan thumbnail video.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa judul dan video tersebut termasuk dalam clickbait. Serta unggahan video tersebut termasuk dalam video hoaks atau tidak benar.***

Share this article
thumbnail video menunjukkan seorang pria yang diduga sebagai Menko Polhukam Mahfud MD yang berada dalam ruang sidang sambil mengangkat jari