KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM - Kasus pencurian jenazah almarhum AP di PU Karang Bahagia, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi membuat pihak keluarga geram. Kakak kandung almarhum, Novita berharap jenazah kakaknya bisa segera ditemukan. Ia pun meminta agar polisi mengusut tuntas kasus tersebut.
“Saya pengennya (jasad) adik saya ketemu aja biar bisa cepat ditaruh lagi di tempatnya supaya dia juga bisa tenang. Maunya juga pelaku cepet ditangkep,” kata Novita dihubungi Ayobekasi.net - bagian dari Ayo Media Network, Senin (20/7/2020).
Dia mengaku tidak habis pikir dengan maksud dan tujuan pelaku mencuri jenazah adiknya yang diketahui meninggal pada Maret 2020 lalu. Dugaan ilmu hitam pun mencuat.
“Enggak tahu itu maksudnya apa sampai ngambil jenazah adik saya. (Ilmu hitam) ya mungkin juga kayak gitu. Emang enggak ada cara lain buat cari duit halal ya sampe tega begitu,” ujarnya.
AYO BACA : Diduga Berkomplot, Ada Aksi Pencurian Mayat di Kabupaten Bekasi
Hingga saat ini pihak keluarga juga sudah dimintai keterangan sebagai saksi oleh pihak kepolisian. Namun, terkait dengan pelaku serta motif belum diketahui.
Sementara itu, Kapolsek Cikarang Utara Kompol Alik Kuncoro mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.
“Kita masih proses lidik. Sudah olah TKP, sementara masih menunggu hasil penyelidikan,” katanya.
Adapun barang bukti berupa balok kayu, tali kafan, rambut, serta tulang berhasil diamankan dan dalam pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelumnya, warga Desa Karang Bahagia, Cikarang Utara mendadak digegerkan kasus pembongkaran makam di TPU Karang Bahagia, akhir pekan lalu. Dua makam warga setempat berantakan dimana salah satu jenazahnya hilang.
Share this article
“Enggak tahu itu maksudnya apa sampai ngambil jenazah adik saya. (Ilmu hitam) ya mungkin juga kayak gitu. Emang enggak ada cara lain buat cari duit halal ya sampe tega begitu,” ujarnya.