KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM - Kapolres Metropolitan Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan, ada dugaan aksus pencurian mayat yang dilaksanakna secara berkomplotan di Kabupaten Bekasi. Pasalnya, sudah ada dua kejadian serupa yang terjadi. Satu kasus mayat hilang, dan satu lagi mayat tidak hilang namun ada pengerukan makam.
Hendra mengatakan, kasus jenazah yang hilang terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Jenazah tersebut hilang dicuri orang.
Peristiwa ini baru diketahui Jumat (17/7/2020), di mana pencuri mengobrak-abrik makam berinisial AP. Kuburannya sudah berantakan saat ditemukan warga dan jenazahnya pun sudah tiada.
"Sudah kita cek TKP dan mulai proses penanganan kasus," kata Hendra saat dihubungi, Sabtu (18/7/2020).
Selain itu, kata Hendra, ia juga mendapati kabar adanya percobaan kembali pencurian mayat dalam kuburan.
Namun, pencuri tidak sempat mengambil mayat yang berada di makam keluarga wilayah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Hanya, ia memastikan bahwa kasus itu adalah upaya percobaan pencurian mayat.
"Ada bekas garukan di makam Cikarang Utara, sekarang sudah dibenahi lagi sama pihak keluarga," ujarnya.
Ia mensinyalir kasus di Cikarang Utara berhubungan dengan hilangnya satu mayat di TPU Karang Bahagia. Ia menduga pelaku merupakan komplotan.
Hanya saja, Hendra belum mengetahui persis motif dari pencurian mayat itu. Yang jelas, saat ini polisi sedang bekerja untuk dapat mengungkap kasus pencurian mayat dalam kuburan.
"Masih kita dalami kasusnya dan semoga cepat dapat terungkap," tutup Hendra.
Share this article
Peristiwa ini baru diketahui Jumat (17/7/2020), di mana pencuri mengobrak-abrik makam berinisial AP. Kuburannya sudah berantakan saat ditemukan warga dan jenazahnya pun sudah tiada.