Hari Kedua Pendaftaran Bansos KJP Plus Tahap I Tahun 2025, Inilah Kategori Calon Penerima Manfaat yang Pasti Ditolak

Hari Kedua Pendaftaran Bansos KJP Plus Tahap I Tahun 2025, Inilah Kategori Calon Penerima Manfaat yang Pasti Ditolak
Hari Kedua Pendaftaran Bansos KJP Plus Tahap I Tahun 2025, Inilah Kategori Calon Penerima Manfaat yang Pasti Ditolak

AYOJAKARTA.COM – Dibuka lebih awal dari rencana sebelumnya, jadwal pendaftaran bansos KJP Plus Tahap I Tahun 2025 telah dimulai pada Senin, 13 Januari 2025.

Untuk dapat memperoleh bansos KJP Plus Tahap I Tahun 2025, para calon penerima manfaat wajib melakukan pendaftaran sebelum 24 Januari 2025.

Adapun dua persyaratan yang wajib terpenuhi oleh setiap calon penerima manfaat bansos KJP Plus Tahap I Tahun 2025 adalah memenuhi Persyaratan Umum serta Khusus.

Baca Juga: KPM PKH dan BPNT Wajib Bawa! 3 Jenis Dokumen Penting untuk Menerima Pencairan Bansos BLT BBM Tahap 1

Persyaratan Umum meliputi usia antara 6 hingga 21 tahun, terdata dalam Dapodik, berdomisili di Jakarta serta memiliki NIK.

Sedangkan persyaratan khusus yang wajib terpenuhi oleh calon penerima bansos KJP Plus adalah terdata di dalam DTKS.

Bansos KJP Plus juga diperuntukan secara khusus bagi siswa disabilitas maupun anak dari orang tua yang memiliki disabilitas.

Tahapan teknis pertama yang perlu dilakukan oleh Orang Tua atau Wali calon penerima manfaat bansos KJP Plus adalah dengan melakukan pendaftaran ke sekolah.

Setelah melakukan pendaftaran di sekolah masing-masing, orang tua atau wali calon penerima bansos harus melengkapi sejumlah berkas dokumen.

Dokumen pertama yang wajib terpenuhi saat melakukan pengajuan bansos KJP Plus adalah membawa berkas Surat Permohonan yang ditujukan kepada Gubernur Jakarta.

Baca Juga: Diduga Akibat Debat di Rapat Forum RT, Sandy Permana Terkapar Usai Memberi Makan Ayam

Selain Surat Permohonan, calon penerima bansos KJP Plus juga wajib melengkapi dengan Surat Ketaatan menggunakan data KJP Plus.

Pelanggaran terhadap ketentuan yang sudah dinyatakan, dapat mengakibatkan status sebagai penerima manfaat bansos KJP Plus dicabut.

Proses pendaftaran dan pengajuan bansos KJP Plus juga wajib melampirkan fotokopi Kartu Keluarga serta fotokopi KTP Orang Tua atau Wali Murid.

Setelah seluruh dokumen terpenuhi, calon penerima manfaat dapat mengembalikan berkas pengajuan kepada pihak sekolah untuk dilakukan verifikasi.

Adapun proses verifikasi dan unggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak atau SPTJM KJP Plus Tahap I Tahun 2025, akan dilakukan di rentang tanggal 15 hingga 26 Januari 2025.

Baca Juga: Domain Laman Resmi Dapodik Berubah, Operator Sekolah Harus Tahu!

Mengacu pada ketentuan perundang-undangan, usulan sebagai calon penerima bansos KJP Plus dapat dibatalkan apabila siswa memiliki sejumlah kriteria.

Kriteria pertama yang dapat menyebabkan pengajuan bansos KJP ditolak adalah terdapat ASN di dalam satu Kartu Keluarga.

Selain ASN, temuan status pegawai BUMN atau BUMD maupun anggota TNI dan Polri serta Anggota DPR di dalam satu KK juga dapat menyebabkan pengajuan ditolak.

Pengajuan bansos KJP Plus Tahap I tahun 2025 juga dapat ditolak jika keluarga siswa calon penerima memiliki kendaraan roda empat. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# KJP Plus Tahap I
# Ditolak
# pendaftaran
# Bansos

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.