AYOJAKARTA.COM - Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) merah putih kini dapat bernapas lega karena proses pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) telah memasuki tahap final.
Aplikasi Cek Bansos (CEKBANSOS) terbaru menunjukkan bahwa menu "Final Closing" untuk PKH sudah aktif, yang berarti Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat melihat komponen bantuan dan nominal pasti yang akan diterima.
Sistem pembayaran komponen PKH telah ditetapkan dengan rincian yang jelas:
Baca Juga: Lewat Pameran BRI, Pengusaha Muda Asal Bali Pasarkan Fashion dengan Sentuhan Digital
- keluarga dengan dua komponen (balita dan SD) akan menerima Rp975.000
- kombinasi SD dan SMP mendapat Rp600.000
- sedangkan penerima dengan satu komponen SMA memperoleh Rp500.000
Untuk keluarga dengan tiga komponen lengkap (SD, SMP, SMA) akan mendapatkan bantuan maksimal sebesar Rp1.100.000, sementara yang memiliki dua komponen SMA akan menerima Rp1.000.000.
Baca Juga: Wamen Immanuel Ebenezer Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi, Gerindra Gol Bunuh Diri?
Perlu diingat bahwa maksimal komponen yang dapat dibayarkan adalah empat orang per keluarga, dengan batasan khusus untuk balita dan ibu hamil hanya berlaku untuk anak kedua.
Meskipun pencairan melalui KKS merah putih sudah menunjukkan progress signifikan, penerima bantuan yang menggunakan layanan PT Pos Indonesia masih harus bersabar karena sistemnya belum terupdate di aplikasi.
Pemerintah tampaknya sedang melakukan transisi besar-besaran dari sistem PT Pos ke kartu KKS yang bekerjasama dengan Bank Himbara, dengan target hampir 100% perpindahan di tahun 2025.
Sementara itu, untuk BPNT, proses masih berjalan dengan nominal maksimal Rp600.000 per KPM, namun khusus untuk jalur PT Pos Indonesia juga belum menunjukkan update terbaru.
Baca Juga: Spesifikasi Oppo Reno 14 5G: Ponsel All Rounder dengan RAM 16 GB
Bagi pemegang ATM BNI, BRI, dan BSI yang menerima Program Indonesia Pintar (PIP), ada deadline krusial yang tidak boleh dilewatkan hingga tanggal 31 dengan batas waktu aktivasi rekening pada pukul 16.00 WIB.
Proses aktivasi rekening ini sangat penting untuk kelancaran pencairan bantuan, dan disarankan untuk datang pada pagi hari mengingat antrian yang biasanya cukup panjang di bank penyalur.
Para KPM disarankan untuk segera menghubungi pendamping sosial masing-masing guna memastikan apakah data mereka sudah masuk dalam menu "Final Closing" yang menandakan proses pencairan akan segera dimulai.
Koordinasi dengan pihak sekolah juga menjadi kunci penting bagi penerima PIP untuk mendapatkan informasi aktivasi rekening yang tepat waktu.
Pengalaman menunjukkan bahwa setelah proses aktivasi rekening selesai dan koordinasi dengan sekolah berjalan lancar, bantuan sosial biasanya langsung ditransfer pada hari yang sama.
Dengan total anggaran yang dialokasikan cukup besar - seperti contoh satu wilayah yang mencapai Rp172.300.000 untuk 393 KPM - pemerintah menunjukkan komitmen serius dalam program perlindungan sosial ini.
Para penerima bantuan diimbau untuk tetap memantau perkembangan melalui aplikasi resmi dan menjaga komunikasi aktif dengan pendamping sosial untuk memastikan tidak ada informasi penting yang terlewat dalam proses pencairan bantuan sosial periode ini.***
Share this article
Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) merah putih kini dapat bernapas lega karena proses pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).