KIP dan PIP Bakal Dicairkan Awal September 2024, Inilah 5 Penyebab Bantuan Pendidikan Gagal Cair ke Rekening Peserta Didik

Bantuan sosial yang juga menjadi andalan masyarakat salah satunya adalah Program Indonesia Pintar (PIP) atau Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Bantuan sosial yang juga menjadi andalan masyarakat salah satunya adalah Program Indonesia Pintar (PIP) atau Kartu Indonesia Pintar (KIP).

AYOJAKARTA.COM -- Program bantuan sosial yang juga menjadi andalan masyarakat salah satunya adalah Program Indonesia Pintar (PIP) atau Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Kabar baiknya lagi, diinformasikan jika PIP untuk Termin 2 Tahun 2024 akan segera disalurkan kepada para penerima pada awal September 2024 ini.

Namun di sisi lain banyak sekali pertanyaan dari orang tua siswa yang menunggu pencairan KIP namun tidak kunjung cair, bahkan ada yang memiliki kartu KIP dan hanya sekali cair.

Baca Juga: 10 Provinsi yang Paling Banyak Menerima Peserta KIP Kuliah Berdasarkan Hasil Tes Tahun 2024

Tidak sedikit juga para pemilik KIP yang tidak pernah cair bantuannya selama menempuh pendidikan di sekolah.

Lantas kira-kira kenapa dan apa penyebab para pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) tersebut tidak cair bantuannya?

Kemudian apakah ada tanda-tanda dari pemilik KIP yang bisa dideteksi sehingga bisa tahu penyebab bantuan tidak cair?

Dikutip dari tayangan Youtube INFO BANSOS pada Selasa, 3 September 2024, diinformasikan bahwa sebenarnya siapapun penerima KIP memiliki resiko yang sama, yaitu saldo bantuan tidak cair atau masuk ke rekening.

Baca Juga: KIP dan PIP Cair Awal September 2024, Siswa SD hingga SMA Siap Terima Bantuan Pendidikan hingga Rp1,8 Juta

Namun terdapat beberapa penyebab bantuan PIP tidak kunjung cair yang tentunya wajib diketahui para penerima bantuan.

TIDAK ADA USULAN LANJUTAN

Penyebab pertama yang membuat bantuan PIP tidak bisa cair adalah tidak adanya usulan lanjutan dari sekolah.

Bantuan PIP tidak akan cair jika sekolah tidak akan mengusulkan usulan lanjutan sebagai penerima meskipun sekolah memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Baca Juga: Tak Lolos SNBP, SNBT dan Jalur Mandiri? Ini 15 Perguruan Tinggi Swasta Penerima KIP Kuliah!

Mereka (para penerima PIP) perlu melaporkan keikutsertaan mereka kembali ke pihak sekolah, nah inilah yang sering diabaikan untuk melaporkan penerima jika masih membutuhkan bantuan KIP.

Selain itu, terkait data siswa penerima KIP juga bisa menjadi penyebab bantuan PIP peserta didik gagal cair.

Atau bisa dikatakan pada kasus ini merupakan kelalaian dari pihak operator Dapodik yang lupa memberikan tanda centang layak PIP di aplikasi Dapodik si anak pelajar.

Baca Juga: Tahun Ajaran Baru Sudah Dimulai, Segera Ajukan KIP Sekarang Juga! Ini Dia Syarat dan Cara Mendaftarnya

Sebagaimana disampaikan Ketua tim kerja Program Indonesia Pintar (PIP) Puslapdik Kemendikbud Ristek yang telah mengingatkan Dinas Pendidikan serta satuan-satuan pendidikan agar bijaksana dalam memberikan centang layak PIP di Dapodik.

Pasalnya satuan pendidikanlah yang sangat mengetahui bagaimana kondisi peserta didiknya, sehingga jangan sampai ada peserta didik yang layak namun tidak dicentang layak PIP sehingga gagal memperoleh bantuan.

NISN TIDAK VALID

Pada saat mengajukan PIP, siswa harus memastikan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang mereka daftarkan valid sesuai dengan data resmi di nisn.data.kemdikbud.go.id.

Baca Juga: Cara Mudah Dapat Beasiswa KIP Kuliah di Institut Teknologi Telkom Purwokerto

NIK TIDAK VALID DUKCAPIL DTKS

Penyebab selanjutnya adalah NIK tidak valid, yang biasanya menjadi masalah umum penerima bansos menjadi gagal cair termasuk bantuan PIP-nya.

Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak valid itu akan menimbulkan masalah, dan untuk solusinya tentu melakukan verifikasi secara mandiri atau melalui bantuan operator sekolah.

TIDAK MELAKUKAN AKTIVASI REKENING PENERIMA PIP

Proses aktivasi rekening ini diperlukan untuk pencairan dana PIP, dan jika tidak dilakukan bisa menyebabkan bantuan gagal cair.

Baca Juga: Tinggal 2 Hari Lagi! Beasiswa KIP Kuliah di Kampus Telkom Purwokerto Segera Ditutup, Daftar Sekarang!

Seperti kasus pada penyaluran PIP tahun 2023, sebanyak 531 ribu siswa atau 2,9 persen penerima SK nominasi utamanya jenjang SD tidak melakukan aktivasi rekening sehingga dana Rp325 miliar dikembalikan ke kas umum negara.

TIDAK DIAMBIL SESUAI JADWAL

Tidak mengambil dana bantuan PIP sesuai batas waktu yang ditentukan ternyata juga menjadi penyebab bantuan PIP gagal cair.

Jadi penerima PIP harus mengambil dana sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan karena jangan sampai dana kembali ke kas negara baru menyempatkan mengurus pencairan.

Baca Juga: Ingin Gratis Biaya Kuliah di Unair? KIP Kuliah 2024 Mandiri Universitas Airlangga Dibuka, Cek 12 Ketentuannya

Selain itu peserta didik tidak memenuhi syarat sebagai penerima PIP juga menjadi penyebab dana bantuan gagal cair.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# KIP
# KIP
# Bantuan
# cair
# cair
# PIP

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.