28 Ribu Lebih KPM BPNT Murni dan PKH Banjir Berkah Cair BLT Rp400 Ribu via Pos Tanggal 21 Maret, Anda Salah Satunya yang Beruntung?

Terpantau hingga tanggal 21 Maret 2024, sudah lebih dari 28 ribu KPM BPNT murni dan BPNT+ PKH menerima pencairan dana BLT.
Terpantau hingga tanggal 21 Maret 2024, sudah lebih dari 28 ribu KPM BPNT murni dan BPNT+ PKH menerima pencairan dana BLT.

AYOJAKARTA.COM — Memasuki akhir minggu ketiga bulan Maret 2024, oemerintah semakin gencar mencairkan sejumlah bansos untuk KPM Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) murni dan KPM BPNT+PKH.

Terpantau hingga tanggal 21 Maret 2024, sudah lebih dari 28 ribu KPM BPNT murni dan BPNT+ PKH menerima pencairan dana bantuan langsung tunai (BLT) dengan nominal Rp400 ribu.

BLT tersebut adalah bansos BPNT tahap 2 dan 3 periode salur Februari-Maret melalui PT Pos Indonesia, yang dicairkan secara bertahap untuk KPM BPNT murni dan BPNT+PKH yang dinyatakan layak sebagai penerima bantuan.

Kabar menggembirakan untuk para KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang akhirnya menerima pencairan BLT yaitu bansos BPNT tahap 2 dan 3.

Kemensos mencairkan dana tunai BPNT tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret secara bertahap melalui PT Pos Indonesia yang sudah dimulai tanggal 18 Maret 2024.

Baca Juga: 15.281 KPM PKH dan BPNT Full Senyum! 20 Maret 2024 Ada Bansos Rp400 Ribu Cair Lewat Kantor Pos, Ada Nama Kamu?

Masing-masing daerah memiliki penjadwalan pencairan dana bansos BPNT tahap 2 dan 3 sebesar Rp400 ribu yang berbeda-beda.

Untuk pencairan ini dikhususkan bagi KPM yang pencairan periode Januari berhasil salur atau sudah menerima dana tunai, melalui Kantor Pos cabang kecamatan kota terdekat atau titik komunitas baik di kantor kelurahan atau kantor desa.

Sebagai bantuan sosial reguler, BPNT memang bansos yang setiap tahunnya selalu disalurkan secara rutin oleh Kemensos RI.

Sasaran penerima merupakan keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin dan terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI.

Memang BPNT tahap 2 dan 3 periode salur Februari-Maret sudah lebih dahulu dicairkan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI) atau BSI mulai awal Maret 2024.

Baca Juga: BPNT Rp600.000 Cair Minggu Ini? Cek Namamu, Ada Bansos PKH, BLT Mitigasi yang Cair Juga

BPNT yang juga disebut bansos paket perlindungan dan jaminan sosial ini disalurkan kepada 18,8 juta KPM yang yang sudah dinyatakan layak sebagai penerima bantuan.

Kemensos selalu update terkait data penerima bansos BPNT sebelum mencairkan bantuan terlebih untuk status perbaruan data kelayakan.

Perbaruan data penerima bansos BPNT didapatkan melalui usulan dari pemerintah daerah masing-masing, yang memberikan rekomendasi kelayakan masing-masing penerima bantuan dan juga data DTKS Kemensos RI yang terbaru.

Pemerintah sangat fokus dan berkomitmen untuk menyalurkan bansos BPNT tiap periodenya dengan tujuan, untuk membantu mencukupi kebutuhan pangan penerima manfaat sehingga tepat sasaran dan merata.

Lalu bagaimana update terbaru terkait pencairan bansos BPNT tahap 2 dan 3 periode salur Februari-Maret, khususnya melalui PT Pos Indonesia?

Baca Juga: Kabar Terbaru: BLT Senilai Rp 900 Ribu Sudah Cair di Wilayah Ini, Khusus KPM Bukan Penerima Bansos PKH dan BPNT

Dikutip dari unggahan video di kanal YouTube DIARY BANSOS, pencairan bansos BPNT tahap 2 dan 3 periode salur Februari-Maret mulai dicairkan di beberapa daerah.

Salah satunya di Kabupaten Banyuwangi, terpantau sudah 28.470 KPM menerima pencairan bansos BPNT tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret dimulai hari Senin dan Selasa tanggal 19 dan 20 Maret 2024.

Berikut rinciannya:

1. Pencairan bansos BPNT tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret tanggal 19 Maret 2024 ada di empat kecamatan, sebagai berikut:

- Kecamatan Siliragung: 2.832 KPM
- Kecamatan Pesanggrahan: 3.473 KPM
- Kecamatan Tegalsari: 2.535 KPM
- Kecamatan Bangorejo: 4.349 KPM

Total KPM yang menerima bantuan sebanyak 13.189 KPM.

2. Pencairan bansos BPNT tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret tanggal 20 Maret 2024 ada di tiga kecamatan, sebagai berikut:

- Kecamatan Genteng: 5.697 KPM
- Kecamatan Kalibaru: 4.981 KPM
- Kecamatan Glemor: 4.603 KPM

Total KPM yang menerima bantuan sebanyak 15.281 KPM.

Batas waktu pencairan bansos BPNT khusus periode salur Januari-Maret melalui PT Pos Indonesia di Kabupaten Banyuwangi dijadwalkan dari tanggal 19-28 Maret 2024.

Pencairan bansos BPNT tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret di Kabupaten Banyuwangi mayoritas disalurkan di kantor pos cabang kecamatan kota terdekat.

Selain itu, penyaluran bansos BPNT tahap 2 dan 3 juga bertempat di titik-titik komunitas baik kantor kelurahan atau balai desa karena penerima bantuan dalam jumlah yang banyak.

Pihak PT Pos Indonesia juga akan mengantarkan bantuan melalui transporter jika KPM berhalangan hadir, untuk mengambil pencairan dana bansos BPN karena lansia, sakit menahun, atau penyandang disabilitas berat.

Sebagai syarat dalam pengambilan dana bantuan BPNT tahap 2 dan 3 periode salur Februari-Maret maka jangan lupa untuk membawa surat undangan resmi pos barcode untuk pencairan bansos, KTP asli, dan KK asli.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# BLT
# PKH
# BPNT

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.