AYOJAKARTA.COM - Meski proses penyaluran bantuan sosial Mitigasi Risiko Pangan (MRP) sempat gencar dilakukan di sejumlah wilayah, namun beberapa hari terakhir justru terlihat senyap.
Berbeda dengan bansos reguler seperti PKH dan BPNT yang hingga kini masih disalurkan di beberapa wilayah, sejumlah bantuan sosial justru ditunda penyalurannya.
Disamping bantuan sosial jenis Mitigasi Risiko Pangan, jenis bansos yang mengalami penundaan adalah bantuan beras 10 kilogram.
Sejalan dengan penundaan bantuan sosial jenis MRP dan beras 10 kilogram, hal tersebut juga dapat diketahui melalui kanal informasi resmi bansos.
Berdasarkan hasil pantauan para Pendamping Sosial melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation atau SIKS NG, penundaan bansos juga ditemukan.
Dimana dalam layar utama SIKS NG status yang terlihat di aplikasi sejak pagi, masih belum menunjukkan adanya perubahan status penyaluran.
Sebelumnya, harapan para keluarga penerima manfaat bansos sempat dibuat melambung karena di tanggal 10 Februari 2024 dikabarkan akan ada pencairan bantuan.
Namun kabar penyaluran bantuan tersebut justru berbanding terbalik dengan informasi yang dimiliki oleh para Pendamping Sosial.
Menurut beberapa Pendamping Sosial, guna menghadapi perhelatan pemilu maka sejumlah jenis bantuan akan mengalami penundaan penyaluran.
Terkait dengan kabar penghentian sementara bantuan sosial, Presiden Joko Widodo sempat memberi arahan melalui BPN dan Perum Bulog.
Penghentian sementara bansos berupa beras mulai dilakukan pada 8 Februari 2024 sampai dengan 14 Februari 2024 karena sejumlah alasan.
Menurut Arief Prasetyo Adi selaku Kepala Badan Pangan Nasional, tanggal 8 dan 9 Februari 2024 merupakan hari libur.
Sedangkan di tanggal 10 hingga 13 Februari merupakan hari terakhir dan memasuki masa tenang kampanye sebelum melakukan pemilihan umum di tanggal 14.
Beberapa Pendamping Sosial juga telah mengabarkan, bantuan jenis MRP dan Beras 10 kilo akan kembali disalurkan usai pelaksanaan Pemilu.
Namun demikian, tidak menutup kemungkinan akan terjadi perubahan terkait status penyaluran bansos MRP dan Beras seiring dengan perubahan waktu.
Karenanya, penting bagi para keluarga penerima manfaat untuk bisa bersikap lebih sabar dalam menghadapi penundaan bantuan.
Sehubungan dengan penyaluran bansos beras 10 kilogram, sejumlah penerima manfaat juga sempat dikejutkan dengan akumulasi bantuan yang mencapai 30 kilogram.
Perlu diketahui, bahwa kelengkapan data penerima menjadi salah satu hal terpenting sebelum dilakukan penyaluran bantuan.
Adanya akumulasi pemberian bantuan, sangat mungkin terjadi karena pada periode sebelumnya terjadi kendala data. ***

Share this article
2 bantuan sosial ini, pemerintah hentikan sementara jelang pemilu 14 Februari 2024 yakni BLT Mitigasi Risiko Pangan dan beras 10 kg