Kabar Gembira! Pencairan PKH dan BPNT Susulan Telah Dimulai, Cek Daerah dan Bank Penyalur di Sini...

Illustrasi. Kabar baik bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan BPNT, ini informasi pencaitan bantuan wilayah daerah dan bank penyalur
Illustrasi. Kabar baik bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan BPNT, ini informasi pencaitan bantuan wilayah daerah dan bank penyalur

AYOJAKARTA.COM - Kabar baik bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang masih menantikan pencairan bantuan mereka.

Berdasarkan informasi terkini, beberapa daerah telah melaporkan pencairan bantuan PKH dan BPNT dengan berbagai nominal dan melalui beberapa bank berbeda.

Untuk kategori PKH Susulan bagi KPM yang belum menerima bantuan di tahap 1, telah terjadi pencairan sebesar Rp600.000 di kawasan Sumatera Selatan.

Baca Juga: iPhone 16e vs iPhone 15 Selisih Harga 700 Ribu Rupiah, Mana yang Lebih Worth di Tahun 2025?

Sementara itu, sejumlah penerima yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima BPNT murni melaporkan adanya saldo tambahan berupa PKH validasi melalui Bank BRI dengan nominal mencapai Rp1.250.000.

Pencairan PKH Validasi Tahap 1 juga telah dilaksanakan melalui Bank BSI untuk wilayah Aceh dengan nominal Rp750.000, serta melalui Bank BNI untuk kawasan Kota Mobagu dengan nominal Rp600.000.

Bagi mereka yang belum menerima bantuan pada bulan Februari, telah dilaporkan adanya pencairan PKH Susulan di bulan Maret dengan nominal Rp750.000.

Selain itu, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sebesar Rp600.000 juga masih terus dicairkan hingga menjelang Lebaran Idul Fitri.

Informasi penting yang perlu diketahui oleh seluruh KPM adalah terkait perubahan sistem data penerima bantuan sosial.

Untuk pencairan PKH dan BPNT tahap pertama yang mengalokasikan dana untuk bulan Januari, Februari, dan Maret 2025, pemerintah masih menggunakan data lama yang berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca Juga: Marak Takaran Kurang Minyakita Dijual di Pasaran, Pedagang: Kalau Ditarik, Saya Lebih Bersyukur!

Hal ini berarti bahwa semua KPM yang menerima bantuan pada tahap-tahap sebelumnya masih memiliki peluang untuk menerima bantuan kembali pada tahap pertama tahun 2025 ini.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa mulai tahap kedua atau ketiga, seluruh data penerima bantuan akan bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSE) yang merupakan sistem pembaruan dari DTKS.

Perubahan ini mengandung konsekuensi bahwa tidak ada jaminan bagi penerima yang mendapatkan bantuan di tahap pertama akan secara otomatis menerima bantuan pada tahap-tahap berikutnya.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial akan melaksanakan proses validasi secara menyeluruh untuk memastikan keakuratan data di lapangan.

Sehingga bantuan sosial dapat tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang memang membutuhkan.

Meskipun terdapat perubahan sistem data penerima bantuan sosial, para KPM diharapkan untuk tetap tenang dan tidak khawatir berlebihan.

Baca Juga: Spesifikasi Samsung Galaxy A06: Punya Fitur Keamanan Sekelas HP Flagship

Pemerintah melalui Kementerian Sosial menjamin bahwa bagi KPM yang masih memenuhi kriteria kelayakan sebagai penerima bantuan sosial, mereka akan tetap menerima pencairan bantuan pada tahap-tahap berikutnya.

Proses validasi data yang dilakukan bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan sosial diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan dan memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.

Bagi KPM yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai status bantuan mereka, disarankan untuk:

- Menghubungi pendamping PKH di wilayah masing-masing;

- Mengecek saldo melalui ATM bank terkait; atau

- Mendatangi kantor pos terdekat bagi yang menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia.

Selain itu, KPM juga disarankan untuk selalu memperbarui data pribadi mereka dan memastikan bahwa data tersebut telah sesuai dengan kondisi terkini keluarga.

Hal ini guna ntuk menghindari kendala dalam proses penyaluran bantuan pada masa mendatang.

Dengan adanya transparansi informasi dan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

Diharapkan program bantuan sosial dapat berjalan dengan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi mereka yang membutuhkan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# DTSE
# bank penyalur
# KPM
# PKH
# BPNT
# daerah

News Update

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.