Pengajuan KUR BRI Tidak Kunjung Cair? Ini Penyebab Utama Tidak dapat Dicairkan, Simak agar Tidak Ditolak

Jika pengajuan pinjaman KUR Bank BRI tidak kunjung cair dalam waktu lama, bisa jadi pinjaman tersebut bermasalah.
Jika pengajuan pinjaman KUR Bank BRI tidak kunjung cair dalam waktu lama, bisa jadi pinjaman tersebut bermasalah.

AYOJAKARTA.COM – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah salah satu program dari pemerintah untuk membantu pembiayaan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Maksimum (UMKM).

Penyaluran bantuan ini melalui lembaga perbankan dengan sistem pinjaman yang dapat dicicil setiap bulan.

Terdapat beberapa perbankan di Indonesia yang menyediakan pinjaman KUR sesuai dengan program pemerintah. Salah satu perbankan tersebut adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Perlu diketahui, tidak semua orang bisa mengajukan pinjaman KUR di Bank BRI. Karena hal tersebut harus disesuaikan dengan aturan yang telah ditetapkan.

Namun, jika pengajuan pinjaman KUR Bank BRI tidak kunjung cair dalam waktu yang lama, bisa jadi pinjaman tersebut bermasalah dan tidak sesuai dengan persyaratan.

Baca Juga: Update Terkini BLT Mitigasi Risiko Pangan dan PKH Tahap 2 Cair Akan Cair Bareng Jelang Lebaran

Oleh sebab itu, ketahui dengan baik apa penyebab utama pengajuan pinjaman KUR di Bank BRI bisa ditolak.

Dikutip dari Youtube ENR Project Review, Rabu, 13 Maret 2024, berikut ini penyebab pinjaman KUR BRI tidak kunjung cair atau ditolak:

1. Dokumen pengajuan tidak lengkap atau belum sesuai

Contohnya calon debitur tidak memiliki surat keterangan usaha dari kantor desa atau nomor induk berusaha. Maka dapat dipastikan pinjaman tersebut tidak akan cair.

Karena salah satu syarat utama untuk mengajukan pinjaman KUR Bank BRI adalah harus memiliki usaha aktif minimal enam bulan.

2. Tidak memiliki usaha

Konsep dan aturan dari kredit KUR dan kredit modal kerja investasi lainnya adalah tambahan modal dari investasi usaha yang akan dibiayai kredit.

Jadi pinjaman kredit KUR ini memiliki tujuan untuk menambah modal atau investasi dari usaha yang telah berjalan.

3. Memiliki pinjaman di bank lain

Jika calon debitur telah terdaftar dan memiliki pinjaman umum atau komersial di bank lain. Maka dapat dipastikan pengajuan pinjaman tersebut tidak dapat dicairkan.

4. Kuota dan limit akumulasi KUR habis

Diketahui, kuota KUR super mikro BRI untuk tahun 2024 adalah sebesar Rp2 triliun, dan kuota KUR mikro BRI sebesar Rp148 triliun.

Jumlah tersebut akan dibagikan kepada KUR BRI se-Indonesia atau nasional. Oleh sebab itu, jika kuota pengajuan tersebut telah habis maka calon debitur akan diarahkan Kupedes BRI atau Kupra.

Baca Juga: Tanda Kamu Memiliki Kecerdasan Emosional yang Rendah, Tidak Sabaran Jadi Salah Satunya

5. Kualitas kredit dan wilayah kerja

Untuk saat ini bagi calon debitur yang ingin mengajukan KUR super mikro atau nasabah khusus baru dengan maksimal Rp10 juta, pengajuan tersebut akan ditolak.

Karena tingkat kredit macet supermicro berada di atas 5 persen secara nasional.

Demikian lima penyebab mengapa pengajuan KUR BRI calon debitur ditolak dan tidak dapat dicairkan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ditolak
# KUR
# pinjaman
# tidak cair
# Bank BRI

News Update

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.