Banjir Bansos! 4 Bantuan Kompak Cair untuk KPM PKH, BPNT dan Terdaftar DTKS Hari Ini, Ada PIP dan BLT Rp900 Ribu

KPM PKH, BPNT, dan KPM yang terdaftar di DTKS yang sudah dinyatakan layak maka bersiap menerima kembali pencairan bansos secara bertahap.
KPM PKH, BPNT, dan KPM yang terdaftar di DTKS yang sudah dinyatakan layak maka bersiap menerima kembali pencairan bansos secara bertahap.

AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah masih terus mencairkan sejumlah bantuan sosial untuk keluarga penerima manfaat.

KPM PKH, BPNT, dan KPM yang terdaftar di DTKS yang sudah dinyatakan layak maka bersiap menerima kembali pencairan bansos secara bertahap.

Ada beberapa bansos yang dicairkan di awal bulan November 2024 ini dan ditujukan untuk KPM yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin hingga prioritas miskin ekstrem.

Baca Juga: KABAR BAIK! Pemilik KK Berciri Ini Berhak Terima Bansos Rp2.850.000 di Bulan November-Desember, Ada Saldo Masuk Cek Sekarang

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan YouTube Diary Bansos, hari Rabu, 6 November 2024, berikut empat bansos yang dicairkan di awal bulan November 2024.

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Bansos PKH periode September-Oktober susulan kembali dicairkan.

Sasaran penerimanya adalah KPM BPNT murni yang masuk dalam validasi by system sebagai penerima bansos PKH.

Nominal pencairan bansos PKH periode September-Oktober via KKS ATM Merah Putih Bank Himbara dan BSI, sebagai berikut.

- Kategori anak SD sederajat Rp150 ribu

- Kategori anak SMP sederajat Rp250 ribu

- Kategori anak SMA, SMK Sederajat Rp334 ribu

- Kategori lansia usia 60 tahun ke atas Rp400 ribu

Baca Juga: Maaf KPM Kategori Ini Tak Akan Dapat Bansos PKH dan BPNT Alokasi November 2024, Kamu Termasuk?

- Kategori penyandang disabilitas berat Rp400 ribu

- Kategori Ibu hamil Rp500 ribu

- Kategori anak usia dini (0-6 tahun) Rp500 ribu

- Kategori korban pelanggaran HAM berat Rp1,8 juta

Terpantau KPM menerima pencairan PKH periode September-Oktober di KKS Mandiri sebesar Rp500 ribu.

Bisa diestimasikan KPM tersebut menerima pencairan PKH untuk kategori ibu hamil atau anak usia dini satu orang atau anak sekolah SMP sederajat dua orang.

2. PIP Kemdikbud

Bansos PIP kembali dicairkan untuk termin ketiga periode Oktober-Desember.

Penerimanya adalah KPM jenjang SD, SMP, SMA, SMK Sederajat yang masuk dalam SK nominasi.

Baca Juga: Bansos Rp3,15 Juta Akan Cair bagi KPM PKH dan BPNT yang Penuhi Ciri Ini di Kartu Keluarga, Kamu Termasuk?

KPM penerima bansos PIP juga wajib terdaftar di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

KPM yang menerima pencairan PIP termin ketiga ini juga sudah melakukan aktivasi rekening SimPel BRI untuk jenjang SD, SMP, sederajat, BNI jenjang SMA, SMK Sederajat, Mandiri jenjang MI, MTs, dan MA serta BSI (khusus wilayah Provinsi Aceh) setelah tanggal 30 Juni 2024.

Berikut nominal pencairan bansos PIP, sebagai berikut:

- Kategori anak SD sederajat kelas 1-5: Rp450 ribu per tahun.

Khusus kelas 1 semester ganjil: Rp225 ribu

Khusus kelas 6 semester genap: Rp225 ribu

- Kategori anak SMP sederajat kelas 8: Rp750 ribu per tahun.

Khusus kelas 7 semester ganjil: Rp375 ribu

Khusus kelas 9 semester genap: Rp375 ribu

- Kategori anak SMA, SMK, Sederajat kelas 11: Rp1,8 juta per tahun.

Khusus kelas 10 semester ganjil: Rp900 ribu

Khusus kelas 12 semester genap: Rp900 ribu

Terpantau KPM menerima pencairan bansos PIP termin ketiga sebesar Rp450 ribu untuk kategori SD Sederajat di rekening SimPel BRI.

Baca Juga: 'Bonus' Akhir Tahun! KPM BPNT Murni dan PKH Terima Bansos Cair Dobel di KKS hingga Rp2 Juta, BLT El Nino Salur Lagi?

3. BLT Dana Desa

BLT Dana Desa masih terus dicairkan di awal November 2024.

Bansos ini dicairkan untuk KPM yang masuk dalam kategori keluarga prioritas miskin hingga miskin ekstrem.

Sasaran penerima BLT Dana Desa ini adalah KPM yang terdaftar aktif di DTKS tetapi bukan penerima aktif bansos PKH dan BPNT.

Penetapan KPM BLT Dana Desa melalui pengusulan atau rekomendasi dari pemerintah daerah setempat melalui musyawarah kelurahan.

Nominal pencairan BLT Dana Desa jika dicairkan satu bulan sebesar Rp300 ribu.

Ada daerah yang mencairkan tiga bulan sekaligus (Oktober-Desember) sehingga KPM menerima nominal bansos sebesar Rp900 ribu.

4. Bansos Atensi Anak Yatim Piatu (YAPI)

Bansos Atensi YAPI terus dicairkan kepada KPM anak yatim piatu.

Sasaran penerimanya, KPM merupakan anak yatim/piatu/yatim piatu dengan usia 0-18 tahun atau usia 16-18 tahun tetapi belum menikah.

Baca Juga: Bansos BPNT Murni Fix Cair Bulan November atau Desember 2024, Bisa Dapat Uang dan Barang, Simak Penjelasan di Sini

KPM yang menerima bansos Atensi YAPI wajib terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI dan mendapatkan rekomendasi dari pemerintah daerah setempat.

Terpantau KPM menerima bansos Atensi YAPI untuk pencairan November-Desember dengan nominal Rp400 ribu melalui Bank Mandiri.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# DTKS
# PKH
# BPNT

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.