AYOJAKARTA.COM – Keinginan dalam mempunyai iPhone 16 kadang mendorong sebagian orang untuk bisa membelinya langsung dari luar negeri.
Namun, ada kisah Nilawati dari Tangerang yang mengalami kerusakan pada iPhone 16 yang dibeli di Malaysia dan justru jadi berselisih dengan Apple.
Hal tersebut tentu bisa menjadi peringatan keras bagi calon pembeli iPhone 16.
Membawa iPhone 16 dari luar negeri ke Indonesia ternyata ada risiko besar yang wajib dipertimbangkan.
Tidak hanya potensi kerusakan perangkat, tapi ada beberapa masalah lain yang bisa dihadapi.
Berikut ini 5 resiko besar yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli iPhone 16 langsung dari luar negeri dan dibawa ke Indonesia:
1. Masalah Bea Cukai dan Pajak
iPhone 16 yang bawa ke Indonesia secara pribadi tanpa dokumen yang resmi akan kena pajak yang cukup tinggi oleh Bea Cukai.
Kemudian, besaran pajak juga bisa melebihi harga beli perangkat itu sendiri.
Selain itu, ada risiko perangkat ditahan oleh Bea Cukai jika dokumen tidak lengkap atau tidak sesuai prosedur.
2. IMEI Tidak Terdaftar
iPhone 16 yang dibawa langsung dari luar negeri dipastikan tidak terdaftar di sistem IMEI Indonesia.
Akibatnya, iPhone 16 tidak bisa menggunakan jaringan seluler dari provider Indonesia.
Sangat disayangkan jika sebagai pengguna sudah mengeluarkan uang untuk membeli iPhone 16 tetapi tidak terdapat koneksi internet dan telepon.
3. Masalah Garansi
Meskipun Apple menawarkan garansi internasional, tapi itu sudah dipastikan tidak akan berlaku di Indonesia.
Jika terjadi kerusakan pada perangkat, pengguna harus menanggung biaya perbaikan sendiri atau mengirim perangkat ke luar negeri untuk diperbaiki.
4. Ketidaksesuaian Regulasi Lokal
Perangkat yang dibeli di luar negeri tidak akan kompatibel dengan standar jaringan yang tersedia di Indonesia.
Beberapa fitur atau aplikasi tidak akan berfungsi dengan baik dan tidak dapat diakses sama sekali.
Hal tersebut bisa sangat mengecewakan, terutama untuk perangkat HP seharga iPhone 16 yang diharapkan punya fitur lengkap dan kinerja optimal.
Baca Juga: Ternyata Ini 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Diprediksi Bisa Bangun Generasi Emas 2045
5. Risiko Produk Tidak Terjamin
Membeli perangkat dari toko tidak resmi di luar negeri juga bisa membawa risiko untuk mendapatkan produk palsu.
Pengguna tidak akan mempunyai jaminan atas keaslian perangkat itu sendiri dan keamanannya.
Hal ini tentu saja sangat merugikan dan mengingat harga iPhone 16 juga yang cukup tinggi.
Kisah Nilawati bisa jadi bukti nyata bahwa membeli perangkat elektronik dari luar negeri dan membawa iPhone 16 ke Indonesia ada resiko besar.
Sebelum memutuskan untuk membeli iPhone 16, pertimbangkan juga semua risiko yang telah disebutkan di atas.
Jangan sampai mengalami nasib serupa seperti Nilawati dan harus mengeluarkan biaya besar untuk menyelesaikan masalah yang ada demi membeli iPhone 16.
Share this article
Keinginan dalam mempunyai iPhone 16 kadang mendorong sebagian orang untuk bisa membelinya langsung dari luar negeri.