Gus Ipul Umumkan PKH-BPNT Tahap Kedua Dimulai 29 Mei: 16,5 Juta KPM Terima Rp16,5 Triliun, Cek KKS Kamu Sekarang!

Gus Ipul Umumkan PKH-BPNT Tahap Kedua Dimulai 29 Mei: 16,5 Juta KPM Terima Rp16,5 Triliun, Cek KKS Kamu Sekarang!
Gus Ipul Umumkan PKH-BPNT Tahap Kedua Dimulai 29 Mei: 16,5 Juta KPM Terima Rp16,5 Triliun, Cek KKS Kamu Sekarang!

AYOJAKARTA.COM - Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, secara resmi mengumumkan dimulainya penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2025 pada hari Rabu, 28 Mei 2025.

Pengumuman bersejarah ini disampaikan langsung dalam konferensi pers di gedung Kementerian Sosial Jakarta Pusat.

Hal ini menandai realisasi komitmen pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyalurkan bantuan sosial tepat waktu di akhir bulan Mei.

Baca Juga: SPMB Jateng 2025 Dibuka! Ini Tanggal Penting Pendaftaran Jenjang SMA dan SMK

Mensos menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial triwulan kedua ini akan dilakukan secara serentak namun bertahap kepada 16,5 juta KPM di seluruh Indonesia melalui jaringan Himbara dan PT Pos Indonesia.

Dengan penuh keyakinan, Gus Ipul menyatakan bahwa bantuan senilai total Rp16,5 triliun akan disalurkan untuk mendukung keluarga-keluarga yang membutuhkan, menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat.

Pengumuman ini memberikan kepastian dan harapan baru bagi jutaan keluarga yang telah menanti-nanti pencairan bantuan sosial tahap kedua setelah beberapa hari menunggu informasi resmi dari pemerintah.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyaluran bantuan sosial di Indonesia, pencairan PKH dan BPNT tahap kedua ini menggunakan basis DTSEN yang merupakan terobosan baru dalam sistem pendataan penerima bantuan sosial.

Baca Juga: Tiba di Jeddah, Menteri Agama Langsung Pimpin Rapat Haji

Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Perencanaan Evaluasi dan Kebijakan Strategis, Andi Kurniawan, menjelaskan bahwa DTSEN merupakan basis data tunggal individu dan keluarga yang memuat kondisi sosial ekonomi penduduk Indonesia secara komprehensif dan telah dipadankan dengan data kependudukan resmi.

Sistem ini dimutakhirkan oleh BPS secara berkala setiap tiga bulan, divalidasi dan diawasi oleh BPKP, serta memiliki dasar hukum yang kuat berdasarkan Inpres Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN.

Implementasi DTSEN ini mengakibatkan perubahan signifikan dalam daftar penerima bantuan, dimana sebanyak 1,8 juta KPM yang dinilai tidak lagi layak menerima bantuan telah dicoret dari daftar penerima dan dialihkan kepada 1,8 juta keluarga miskin baru yang lebih membutuhkan bantuan.

Sistem yang bersifat dinamis ini memungkinkan pemerintah untuk memastikan bantuan sosial lebih tepat sasaran, efisien, dan akuntabel dalam mengurangi kemiskinan di Indonesia.

Baca Juga: Lolos SNBT 2025 tapi Tidak Diambil? Ini Konsekuensi Berat yang Diterima

Mekanisme Penyaluran Bertahap dan Partisipasi Masyarakat

Meskipun Menteri Sosial telah mengumumkan dimulainya penyaluran bantuan PKH dan BPNT tahap kedua secara serentak.

Perlu dipahami bahwa makna "bertahap" dalam konteks ini tidak berarti seluruh 16,5 juta KPM akan langsung menerima transferan saldo sejak pengumuman dilakukan.

Penyaluran akan berlangsung secara berproses sejak dimulai hingga merata ke seluruh KPM yang telah ditetapkan, dengan batas waktu penyaluran bantuan sosial tahap kedua dijadwalkan berakhir pada penghujung bulan Juni 2025.

Baca Juga: Keluarga Tempuh Jalur Hukum, Pengemudi BMW yang Menabrak Mahasiswa UGM hingga Tewas Kini Terancam Hukuman Berat

Untuk memastikan kelancaran proses penyaluran, Kementerian Sosial telah menyiapkan berbagai kegiatan pendukung.

Termasuk kick-off penyaluran serentak, pendampingan penyaluran, monitoring penyaluran, serta layanan pengaduan online dan offline.

Sebagai upaya menjaga akurasi data dan memastikan program bantuan sosial tepat sasaran, pemerintah membuka kesempatan luas bagi masyarakat untuk melakukan usulan atau sanggahan melalui aplikasi Cek Bansos.

Gus Ipul menekankan bahwa dengan pemutakhiran data yang dilakukan secara rutin dan partisipasi masyarakat yang semakin luas.

Diharapkan data akan semakin akurat dan memastikan program-program bantuan sosial benar-benar tepat sasaran serta dapat diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan bantuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di seluruh Indonesia.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# DTSEN
# gus ipul
# bantuan sosial

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.