AYOJAKARTA.COM - Pemerintah terus melanjutkan proses penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap 2 tahun 2025, termasuk bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima lewat jalur PT Pos Indonesia.
Meskipun beredar rumor bahwa skema penyaluran via PT Pos Indonesia akan dihentikan, informasi tersebut tidak benar.
Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan bahwa distribusi melalui PT Pos tetap berjalan, meski mengalami penyesuaian waktu.
Baca Juga: Kabar Gembira! Pengumuman SPMB Jabar 2025 Tahap 1 Hari Ini: Lolos atau Tidak, Cek di Sini
Berbeda dengan penyaluran melalui Bank Himbara seperti BRI, BNI, dan Mandiri yang bisa dilakukan lebih fleksibel lewat Kartu KKS, metode PT Pos membutuhkan koordinasi teknis di lapangan.
Penyalurannya bersifat kolektif dan dilakukan langsung ke desa atau kelurahan tempat tinggal para KPM.
Kapan Bansos Lewat PT Pos Cair?
Berdasarkan informasi terakhir, update pencairan bansos PKH dan BPNT yang disalurkan lewat PT Pos diperkirakan akan dimulai pada akhir Juni 2025.
Baca Juga: Pengumuman SPMB Jatim 2025 Tahap 1, Bolehkan CMB yang Lolos Mengundurkan Diri dan Daftar Lagi?
Penyaluran ini juga akan digabung dengan bantuan tambahan atau penebalan BPNT senilai Rp400.000 untuk alokasi Juni–Juli, serta distribusi beras 20 kg per keluarga.
Mekanisme ini masih sama seperti sebelumnya, di mana penyaluran dilakukan setelah ada rapat koordinasi antara PT Pos, aparat desa, dan pendamping sosial di tiap wilayah. Oleh karena itu, keterlambatan dibanding jalur Himbara adalah hal yang wajar.
Progres Pencairan dan Isu Nonaktifnya KPM
Sejumlah pengguna aplikasi Cek Bansos juga mengeluhkan bahwa data mereka masih menunjukkan periode Januari–Maret 2025. Ada dua kemungkinan terkait kondisi ini:
- Pencairan ditunda ke termin berikutnya, karena penyaluran bansos tahap 2 masih berlangsung hingga akhir Juni atau awal Juli 2025.
- Data dinonaktifkan dari DTKS atau DPSN karena KPM dianggap sudah tidak memenuhi syarat. Kemensos sebelumnya mengungkapkan bahwa sebanyak 9,3 juta KPM telah dinonaktifkan dan digantikan oleh penerima baru.
Bagi KPM yang hanya menerima salah satu bantuan (misalnya hanya PKH atau hanya BPNT), masih ada peluang pencairan menyusul, karena penyaluran dilakukan secara bertahap, bukan serentak.
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 2 melalui PT Pos masih berlangsung, meski dengan waktu distribusi yang sedikit tertunda.
Prosesnya akan berjalan paralel dengan bantuan tambahan dan distribusi beras. KPM diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah dan berkoordinasi dengan pendamping sosial setempat.***

Share this article
Bansos tahap 2 via PT Pos tetap cair akhir Juni 2025. Penyaluran bertahap & digabung dengan Rp400rb BPNT serta 20 kg beras.