AYOJAKARTA.COM - Pemilik kendaraan roda dua tentu pernah mengalami kondisi dimana roda atau ban mengalami bocor hingga tidak bisa ditumpangi.
Menuntun sepeda motor sampai menemukan bengkel tambal ban merupakan pengalaman menjengkelkan bagi pengendara.
Terlebih jika ban bocor tersebut terjadi pada kondisi jalan yang sepi, tengah malam hari atau bahkan situasi mencekam lainnya.
Baca Juga: Motor Matic Banyak Masalah Saat Musim Hujan, 5 Tips Merawat Tetap Tangguh
Karena itulah tidak jarang pengendara yang kemudian memutuskan untuk mengganti bagian roda atau ban dengan tubeless.
Ban tubeless adalah ban yang didesain secara khusus untuk kendaraan, sehingga tidak perlu dilengkapi dengan ban dalam.
Meski tanpa dilengkapi ban dalam, tubeless memiliki keunggulan yang lebih baik ketika mengalami kebocoran.
Baca Juga: Motor Matic Boros Bensin? 5 Penyebab dan Cara Tepat Mengantasinya
Penggunaan ban tubeless di kendaraan juga tidak menutup kemungkinan untuk tetap ditambahkan ban dalam.
Sebelum mengganti ban biasa menjadi ban tubeless, pengguna kendaraan roda dua khususnya jenis motor matic perlu mempertimbangkan kiat berikut ini.
Pertama, perhatikan kode tahun pembuatan penampang ban sehingga pengguna bisa memprediksi rentang usia pemakaian.
Baca Juga: Hindari Tujuh Kebiasaan Kurang Baik Ini, Sehingga Motor Matic jadi Awet dan Tidak Mudah Rusak
Selain mengetahui waktu pembuatan, pemeriksaan juga penting untuk memastikan jenis ban serta ukuran yang sesuai dengan velg motor.
Setiap pabrik kendaraan bermotor, biasanya mengeluarkan ukuran rasio tertentu untuk bagian roda.
Kedua, reputasi dari produk ban yang akan dipilih juga perlu dijadikan sebagai pertimbangan sebelum membeli ban tubeless motor matic.
Baca Juga: Kamu Bisa Tenang Sekarang, Ikuti 6 Cara Mencegah dan Mengatasi Kerusakan pada Motor Matic
Produk-produk ban yang berkualitas dan aman digunakan biasanya dilengkapi dengan kode Standar Nasional Indonesia atau SNI.
Ketiga, jenis roda untuk penggunaan lintasan basah, kering atau gabungan dari keduanya juga penting untuk dipertimbangkan.
Selain untuk memastikan keselamatan, lintasan yang dilalui kendaraan juga seharusnya disesuaikan dengan jenis rodanya.
Baca Juga: 5 Ciri Oli Gardan Motor Matic Sudah Habis, BBM Jadi Boros dan Suara Berisik
Untuk itu, dalam memilih ban tubeless bagi motor matic juga perlu mempertimbangkan motif atau penampang pada uliran roda.
Kesesuaian antara motif ban dengan lintasan yang dilalui juga bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna.
Keempat, pastikan ketika memilih ban tubeless untuk motor matic tidak melupakan peranan merk ban.
Baca Juga: 4 Perbedaan Mesin Motor Matic dan Manual, Mana Lebih Irit BBM?
Merk yang sudah dikenal baik dan kualitasnya diakui, tentu saja akan berbeda harga dengan roda biasa.
Karena itu memilih ban yang sesuai dengan besaran anggaran tanpa mengabaikan faktor keselamatan sangat penting diperhitungkan.
Kelima, jika pemilik motor matic ragu terhadap ukuran ban serta velg, disarankan untuk mendatangi lokasi untuk proses pemasangan.
Demikian seperti dirangkum AyoJakarta.com pada Selasa, 18 Juli 2023 dari kanal YouTube Bang anto lontar.***

Share this article
Tips ganti ban tubeless untuk motor matic, jangan sampai asal pilih merek dan ukuran, perhatikan hal ini.