BOGOR, AYOJAKARTA.COM--
Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan Kabupaten Bogor menjadi salah satu dari 197 Kabupaten/Kota sebagai kawasan minapolitan, lokasi yang dipilih sebagai kawasan minapolitan adalah empat kecamatan, yakni Kecamatan Ciseeng, Parung, Gunung Sindur, dan Kemang.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Siti Farikah mengatakan keempat kecamatan tersebut sangat potensial untuk pengembangan perikanan karena letaknya yang strategis dan didukung dengan sumber daya lahan dan air yang memadai, akses jalan yang cepat dan jangkauan pasar yang cukup luas
"Kegiatan perikanan budidaya air tawar di kawasan minapolitan tersebut sudah cukup berkembang. Selama lima tahun terakhir (2014-2018), target produksi lele di Kabupaten Bogor terus mengalami peningkatan dengan kenaikan rata-rata 16,77% per tahun," katanya.
Masih menurutnya produksi komoditas unggulan ikan lele di kawasan minapolitan juga menunjukkan angka tertinggi dibandingkan produksi ikan mas, ikan nila, ikan gurame dan ikan patin. Berdasarkan data Statistik Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, produksi lele di Kabupaten Bogor menyumbang angka yang cukup tinggi pada produksi lele di Jawa Barat.
"Pada tahun 2016 produksi lele di Kabupaten Bogor mencapai 86,593.17 ton atau naik 4.70% dari tahun 2015. Pada tahun 2017, produksi lele Kab. Bogor mencapai 88,025.69 ton atau naik 1,62% dari tahun 2016. Angka produksi lele tahun 2017 dari Kabupaten Bogor ini mencapai 4,96 % dari produksi lele nasional yang sebesar 1.771.867 ton dan 12,71% dari produksi lele di Jawa Barat sebesar 692,170 ton. Untuk tahun 2018, produksi ikan lele di kawasan meningkat sebesar 88.780,63 ton," jelas Farikah.
Farikah mengatakan untuk mendukung mayarakat kawasan minapolitan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, dalam hal ini Dinas Perikanan dan Peternakan mengadakan “FESTIVAL MINAPOLITAN KABUPATEN BOGOR 2019” sebagai sarana promosi perikanan mulai dari kegiatan produksi, pengolahan, sampai dengan pemasaran secara menyeluruh di kawasan minapolitan di Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan Januari sampai dengan April 2019 dengan berbagai macam kegiatan.
"Melalui kegiatan Festival Minapolitan tersebut diharapkan dapat mengingatkan kembali kepada mayarakat mengenai potensi wilayah minapolitan dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat perikanan di Kabupaten Bogor, meningkatkan pengetahuan mengenai aneka produk olahan yang bernilai ekonomi, meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai nilai gizi produk perikanan, menfasilitasi masyarakat untuk mengakses permodalan kepada Perbankan serta meningkatkan kecintaan genarasi muda terhadap dunia perikanan," ungkapnya.
Kegiatan Festival Minapolitan 2019 ini berlangsung di Sentra Minapolis Ciseeng dan di kawasan Minapolitan Kabupaten Bogor. Festival dihadiri oleh pemuda dan pelajar sebanyak 1.000 orang, serta masyarakat yang terdiri dari, organsasi, yayasan, praktisi dan ahli perikanan, Perbankan dan Pemerintah Daerah sebanyak kurang lebih 1.650 orang.
Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam Festival ini dimulai sejak bulan Januari sampai dengan bulan April 2019. Pada bulan Januari 2019 telah dilaksanakan sosialisasi KUSUKA dan Premi asuransi bagi pembudidaya ikan, lomba kelompok perikanan yang meliputi lomba kelompok UPR, kelompok pembudidaya ikan hias, kelompok pembudidaya pembesaran ikan dan Penyuluh Perikanan Swadaya (PPS).
Sedangkan pada bulan Maret 2019 dilaksanakan kegiatan demplot kolam perikanan di Sentra Minapolis serta lomba sexing DOC.
Acara inti dari Festival Minapolitan terdiri dari 2 rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 6 dan 9 April 2019. Pada tanggal 6 April 2019 dilaksanakan kegiatan Restocking benih ikan di Setu (terdiri dari 100.000 ekor ikan : Tawes, Nila, Nilem , Lalawak, Grasscarp ) serta Lintas alam dan Funbike Minapolitan.
Pada tanggal 9 April 2019 merupakan puncak acara Festival Minapolitan. Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain : peluncuran kawasan perbenihan (Kecamatan Ciampea, Dramaga, Tenjolaya, Rancabungur, Pamijahan, dan Cibungbulang), Gerakan Makan Ikan (GEMARIKAN) 1.000 porsi lele, Gerakan Minum Susu (GERIMIS), Penyerahan sertifikat budidaya dan pengolahan produk perikanan dan peternakan, Pengumuman lomba sexing DO, Lomba yel yel Umum dan sekolah, Lomba mewarnai tingkat TK dan SD, lomba mancing di kolam minapolitan, Penyerahan Hibah Ternak dan Ikan, Pelayanan Kesehatan Ikan dan Hewan, Pembagian kartu KUSUKA serta Demo masak olahan ikan dengan mobil ATI.
Share this article
Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan Kabupaten Bogor menjadi salah satu dari 197 Kabupaten/Kota sebagai kawasan minapolitan, lokasi yang dipilih sebagai kawasan minapolitan adalah empat kecamatan, yakni Kecamatan Ciseeng, Parung, Gunung Sindur, dan Kemang.