AYOJAKARTA.COM -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang membawa kabar melegakan terkait kondisi kesehatan masyarakat pasca-kebakaran hebat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin.
Sebanyak 398 warga yang sebelumnya didiagnosis menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kepulan asap kini dinyatakan telah pulih seluruhnya.
Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengungkapkan bahwa dari total 1.285 jiwa yang terdampak, terdapat 398 orang yang mendapatkan penanganan medis khusus ISPA.

Sebagai informasi, warga yang sempat mengungsi pun sudah diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.
"ISPA-nya yang kita tangani ada sekitar 398 jiwa, seluruhnya sudah pulih," ujar Hendra, Kamis (16/7/2026).
Hendra memastikan tidak ditemukan adanya kasus pneumonia atau radang paru-paru pada warga terdampak.
Meskipun kondisi sudah membaik dan data per hari Minggu lalu menunjukkan nol kasus ISPA baru, pihak Dinkes tetap bersiaga. Layanan kesehatan secara mobile atau keliling tetap dioperasikan di wilayah Kecamatan Rajeg dan sekitarnya melalui tiga puskesmas setempat.

Terkait status bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang telah resmi mengakhiri masa status kedaruratan kebakaran TPA Jatiwaringin pada Selasa (14/7) setelah api berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa meski status darurat dicabut, proses mitigasi di lapangan tidak berhenti begitu saja. Mengingat prediksi musim kemarau yang masih panjang, petugas terus melakukan penyiraman dan pendinginan di lokasi guna mencegah munculnya kembali titik api.
"Mitigasinya terus dijalankan. Penyiraman, pembasahan, pendinginan di lokasi TPA Jatiwaringin terus dilakukan karena musim kemarau ini diprediksi kan panjang," jelas Maesyal Rasyid.***
Share this article
Sebanyak 398 warga yang sebelumnya didiagnosis menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kepulan asap kini dinyatakan telah pulih seluruhnya.