Pencairan PKH-BPNT Tahap Kedua Dijadwalkan Pertengahan Juni, Ini 4 Kategori KPM yang Tidak Lagi Dapat Bantuan

Pencairan PKH-BPNT Tahap Kedua Dijadwalkan Pertengahan Juni, Ini 4 Kategori KPM yang Tidak Lagi Dapat Bantuan
Pencairan PKH-BPNT Tahap Kedua Dijadwalkan Pertengahan Juni, Ini 4 Kategori KPM yang Tidak Lagi Dapat Bantuan

AYOJAKARTA.COM - Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua untuk periode April-Mei-Juni 2025 memasuki fase persiapan pencairan dengan jadwal yang diprediksi akan terlaksana pada pertengahan hingga akhir Juni 2025.

Berdasarkan sistem pencairan yang berlaku, bantuan sosial ini disalurkan setiap tiga bulan sekali, di mana tahap pertama untuk periode Januari-Februari-Maret telah selesai dicairkan.

Saat ini, proses pencairan tahap kedua sedang memasuki tahapan krusial yaitu pengecekan dan verifikasi rekening penerima.

Baca Juga: Sisa 2 Hari Aktivasi Rekening PIP dan Update Terbaru Bantuan Sosial 2025

Melalui sistem SIKS-NG supervisor yang merupakan platform pemantauan tercepat untuk update data, bantuan BPNT telah masuk ke tahap cek rekening dan verifikasi rekening.

Sementara bantuan PKH sebagian sudah memasuki tahap verifikasi rekening namun sebagian lainnya masih dalam proses tahap awal.

Proses pencairan bantuan sosial ini tidak berlangsung secara instan setelah seseorang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM), melainkan melalui serangkaian tahapan verifikasi yang ketat.

Tahapan tersebut meliputi pengecekan kelengkapan data, verifikasi rekening penerima, validasi kelayakan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan konfirmasi final dari sistem pusat.

Mengingat sudah memasuki akhir Mei dan mendekati alokasi periode pencairan, proses ini diharapkan dapat dipercepat untuk memastikan bantuan tepat waktu sampai ke tangan penerima.

Namun, daftar nama penerima final belum dapat dipastikan karena masih ada kemungkinan perubahan berdasarkan hasil verifikasi yang sedang berlangsung.

Terdapat empat kategori utama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tidak lagi dapat mencairkan bantuan PKH dan BPNT pada tahap kedua tahun 2025, meskipun sebelumnya masih menerima bantuan tersebut.

1. KPM yang tidak lagi memiliki komponen PKH dalam keluarganya, contohnya keluarga yang sebelumnya hanya memiliki komponen anak sekolah SMA yang kini telah lulus.

Akibat pemutakhiran data, KPM tersebut tidak lagi memenuhi syarat komponen PKH karena minimal harus memiliki satu komponen untuk tetap layak menerima bantuan.

2. KPM yang mengundurkan diri secara sukarela atau melakukan graduasi sejahtera, yaitu keluarga yang menganggap kondisi ekonominya sudah mampu dan secara sukarela keluar dari kepesertaan program.

Untuk graduasi sejahtera, penerima masih mendapat bantuan pada saat menyatakan graduasi, namun setelahnya sudah tidak dapat bantuan lagi.

3. KPM dengan data anomali, di mana data mereka terdeteksi tidak benar atau tidak valid baik dalam hal rekening maupun DTKS.

KPM yang mengalami anomali data disarankan untuk melakukan cross check data atau berkonsultasi dengan pendamping desa di daerah masing-masing untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

4. KPM yang tidak lolos verifikasi kelayakan, yaitu kelompok yang telah diverifikasi kelayakannya sebagai penerima bantuan bulanan oleh pendamping sosial maupun pusat, namun dinyatakan tidak layak lagi.

Verifikasi kelayakan ini dilakukan secara berkala setiap bulan untuk memastikan bantuan tetap tepat sasaran.

Jika dalam proses verifikasi KPM dinyatakan tidak lolos atau sudah dianggap mampu secara ekonomi, maka kemungkinan besar tidak akan dapat mencairkan bantuan PKH dan BPNT lagi di tahap kedua tahun 2025.

Sistem desil yang digunakan sebagai acuan mengelompokkan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan, di mana keluarga yang sudah masuk desil 5 ke atas umumnya tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan sosial.

Para KPM dapat mengecek status kelayakan mereka sebagai penerima bantuan melalui website resmi cekbansos.go.id dengan memasukkan nama lengkap dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Melalui platform ini, masyarakat dapat mengetahui jenis bantuan apa saja yang mereka terima, termasuk informasi detail mengenai bantuan PKH untuk bulan-bulan tertentu.

Sistem DTKS yang terintegrasi dalam website tersebut akan menampilkan berbagai program bantuan sosial yang diterima oleh seorang individu atau keluarga.

Bagi KPM yang sebelumnya sudah menerima bantuan PKH-BPNT, mereka disarankan untuk menunggu informasi lebih lanjut dan tidak perlu khawatir berlebihan jika bantuan belum cair pada bulan Mei.

Hal ini karena memang jadwal pencairan tahap kedua diprediksi pada pertengahan hingga akhir Juni. Masyarakat juga perlu waspada terhadap informasi yang masih simpang siur atau tidak akurat mengenai status pencairan bantuan sosial.

Banyak beredar kabar yang belum dapat diverifikasi kebenarannya, sehingga penting untuk selalu mengonfirmasi informasi kepada sumber resmi seperti pendamping sosial di daerah masing-masing atau mengecek langsung melalui sistem resmi pemerintah.

Bagi KPM yang masuk dalam empat kategori yang tidak lagi dapat bantuan, disarankan untuk melakukan cross check kembali dan berkonsultasi dengan pendamping sosial untuk mendapatkan klarifikasi yang tepat.

Kepastian mengenai pencairan bantuan PKH-BPNT tahap kedua akan lebih jelas seiring dengan selesainya proses verifikasi yang sedang berlangsung, dan masyarakat diimbau untuk bersabar menunggu pengumuman resmi dari pihak berwenang.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# verifikasi rekening
# bantuan sosial
# pencairan

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.