AYOJAKARTA.COM -- Menjelang Lebaran 2025, Amalia Nurhidayah, seorang content writer asal Cileunyi, Kabupaten Bandung, tengah sibuk mempersiapkan segala kebutuhan untuk hari raya.
Sebagai ibu muda dengan jadwal padat, Amalia tentu saja lebih memilih cara praktis untuk berbelanja tanpa harus repot bolak-balik ke Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di pusat perbelanjaan.
Ia sering kali repot bila harus berulang kali antre di ATM, jadi lebih baik membiasakan berbelanja dengan fitur QRIS di aplikasi BRImo milik Bank Rakyat Indonesia (BRI).
"Awal pakai QRIS di aplikasi BRImo itu karena tertarik dengan kemudahan transaksi, ya. Sebelumnya memang sudah lama punya rekening BRI, tapi kalau pakai QRIS itu baru beberapa bulan lalu," ungkap wanita berusia 30 tahun tersebut.
QRIS, atau Quick Response Code Indonesian Standard, adalah sistem pembayaran nontunai yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi hanya dengan memindai kode QR di merchant.
Keunggulan QRIS ini adalah diterima oleh berbagai e-wallet dengan batas maksimal pembayaran Rp2.000.000 per transaksi.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini 26 Maret 2025 di Wilayah Kota Jakarta dan Kepulauan Seribu
Bukan hanya di supermarket modern, saat berbelanja di pasar tradisional dekat rumah sekalipun, ia saat ini kerap melihat pedagang yang telah menyediakan kode QRIS untuk pembayaran.
Bagi wanita yang suka transaksi cepat seperti Amalia, tidak perlu repot mencari uang tunai atau menunggu kembalian terbukti menghemat waktu.
Selain itu, transaksi nontunai ini lebih higienis tanpa menyentuk uang fisik, mengingat pentingnya menjaga kesehatan.
Satu hal yang paling diantisipasi oleh Amalia, transaksi dengan QRIS menjelang hari raya ini lebih bikin tenang, karena tak khawatir kecopetan di tempat ramai.
Baca Juga: Mari Mengintip 6 Keuntungan Ikut Desa BRIlian 2025, Biar Makin Paham!
"Kadang kan kalau belanja kebutuhan Lebaran itu penuh orang banget ya di pasar atau pusat perbelanjaan. Jadi sering khawatir kecopetan kalau bawa uang cash banyak-banyak," tuturnya.
Belakangan, Amalia mendengar tentang fitur terbaru di BRImo, yaitu QRIS Tap.
Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan pembayaran hanya dengan menempelkan ponsel yang memiliki fitur Near Field Communication (NFC) ke mesin Electronic Data Capture (EDC) di merchant, tanpa perlu memindai kode QR atau memasukkan nominal secara manual.
Ketika ditanya mengenai QRIS Tap, Amalia mengaku belum sempat mencoba. Namun, ia menyambut baik inovasi teknologi yang memberikan kemudahan ini dan antusias ingin mencobanya nanti.
"Katanya lebih mudah pakai QRIS Tap, ya? Kebetulan sering menulis artikel, jadi sempat baca-baca tentang itu. Tinggal tempel dan langsung bayar. Mau coba sih pasti," ujarnya.
Mengenai teknologi terbaru ini, Direktur Retail Funding and Distribution BRI, Andrijanto, menyebut kehadiran QRIS Tap merupakan langkah strategis dalam mempercepat adopsi pembayaran digital di Indonesia.
"BRI terus berkomitmen menghadirkan inovasi yang memberikan kemudahan bagi nasabah dan pelaku usaha. Dengan QRIS Tap, transaksi menjadi lebih efisien, aman, dan nyaman, sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan sistem pembayaran digital," kata Andrijanto dalam keterangan resmi yang diterima ayojakarta.com.
Baca Juga: Pahami, yuk! 10 Penyebab Pengajuan KUR BRI 2025 Ditolak oleh Pihak Bank
Berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh QRIS di BRImo tak dipungkiri Amalia bikin lebih tenang dan nyaman dalam mempersiapkan kebutuhan Lebaran.
Teknologi ini tidak hanya mempermudah proses pembayaran, tetapi juga membantu menjaga keamanan dan kenyamanan bertransaksi di tengah kesibukan menjelang hari raya Idulfitri 2025.

Share this article
Keunggulan QRIS ini adalah diterima oleh berbagai e-wallet dengan batas maksimal pembayaran Rp2.000.000 per transaksi.