AYOJAKARTA.COM - Menurut Ketentuan terbaru yang dikeluarkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sudah dapat disalurkan.
Salah satu pihak perbankan yang melayani fasilitas KUR ini yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Namun disampaikan bahwa hingga saat ini ternyata penyaluran KUR BRI 2023 masih tertunda karena kuota KUR yang terlalu besar sehingga tidak sesuai dengan kapasitas BRI.
Namun tetap perlu diketahui bahwa aturan terkait KUR 2023 tercantum pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 ,2, dan 3 Tahun 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR 2023.
Terdapat perubahan suku bunga KUR Super mikro yang sebelumnya sebesar 6 persen kini menjadi 3 persen.
Atas dasar biaya dana perbankan yang mengalami penurunan menyebabkan suku bunga KUR juga ikut turun.
Di sisi lain, untuk suku bunga KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR PMI sebesar 3 persen.
Selain itu, untuk KUR Super Mikro dengan bunga atau margin 3 persen diberikan plafon paling banyak senilai 10 juta.
Untuk jangka waktu KUR Super mikro diberikan paling lama 3 tahun untuk modal kerja dan paling lama 5 tahun untuk investasi.
KUR Mikro disediakan dengan plafon 10 juta hingga 100 juta dengan jangka waktu yang sama dengan KUR Super Mikro.
Calon debitur yang belum sama sekali mengajukan KUR akan dikenakan bunga sebesar 6 persen.
Sementara bagi calon debitur yang sudah kedua kali mengakses KUR akan dikenakan bunga sebesar 7 persen, ketiga kali 8 persen dan seterusnya.
Untuk KUR kecil berlaku aturan suku bunga yang sama dengan plafon sebesar 100-500 juta dengan jangka waktu 4 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi.
Pihak BRI meminta masyarakat untuk memantau terus informasi terkait pencairan dana KUR BRI 2023 melalui laman resminya bri.co.id/kur.
Dalam laman resmi BRI, tercantum lengkap syarat lengkap termasuk syarat administrasi untuk mengajukan KUR 2023.
Sementara itu, dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Sukarno Trader, menyampaikan 7 tips agar lolos survei KUR BRI.
1. Pastikan memiliki izin usaha berupa Surat Keterangan Usaha (SKU), hal ini menandakan bisnis yang dibangun ilegal.
2. Pisahkan keuangan pribadi dengan usaha agar mengetahui rinciannya hasil keuntungannya secara baik dan pasti.
3. Memiliki laporan keuangan yang rapi
4. Persyaratan administrasinya lengkap
5. Masuk ke platform e-commerce sale ( shopee, lazada, tokopedia, blibli, dll) dan media drive selling (grab, gojek, dll)
6. Menjaga rekam jejak rekening
7. Menentukan planning tujuan pengajuan KUR
Demikian informasi terkait KUR BRI 2023, sambil menunggu waktu pencairan dananya dapat disiapkan berbagai persyaratan pengajuannya melalui laman resminya.***

Share this article
Terdapat perubahan suku bunga KUR Super mikro yang sebelumnya sebesar 6 persen kini menjadi 3 persen.