Benarkah Bansos 2023 Akan Dihapus? Begini Nasib PKH, BPNT dan BLT Nantinya!

Benarkah Bansos 2023 Akan Dihapus? Begini Nasib PKH, BPNT dan BLT Nantinya!
Benarkah Bansos 2023 Akan Dihapus? Begini Nasib PKH, BPNT dan BLT Nantinya!

AYOJAKARTA.COM - Beredar kabar mengenai bantuan sosial (bansos) PKH, BPNT dan BLT yang akan dihapuskan pada tahun 2023 dan bantuan akan berfokus pada kewirausahaan.

Kabar ini membuat masyarakat geger khususnya yang terdaftar sebagai penerima bantuan sosial karena Bansos PKH, BPNT dan BLT yang akan dihapuskan pada tahun 2023.

Disebabkan banyak masyarakat yang merasa dirinya tidak bisa menjalankan usaha atau dengan kondisi lingkungan yang tidak mendukung.

Bahkan bagi masyarakat berusia 40 tahun atau lansia dengan tenaga yang tidak mendukung dan dikhawatirkan usaha yang dirintis akan sia-sia.

Baca Juga: Rezeki Akhir Tahun! Bansos Masuk Lagi Rp600 Ribu dan Rp300 Ribu, Buruan Cairkan Sebelum Hangus!

Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Pendamping Sosial pada Jumat (16/12/2022) dipastikan bahwa berita tersebut sedikit keliru.

Pemerintah tetap mendorong program kewirausahaan dengan sejumlah target dan hanya diperuntukan untuk KPM yang usianya produktif.

Mengenai peningkatan kapasitas SDM Program Keluarga Harapan (PKH) untuk KPM, yang akan diberikan bantuan usaha hanya KPM yang usianya di bawah 20 tahun.

Jika tidak mencukupi, kuota akan diambil lagi usia 40 tahun ke bawah dan 40 tahun ke atas sampai dengan usia 50 tahun.

Tapi tidak semua KPM akan diberikan bantuan kewirausahaan, hanya beberapa KPM yang memiliki embrio usaha atau memiliki potensi berwirausaha.

Baca Juga: Buruan Cek! Bansos Rp20 Juta Akan Cair Bulan Desember Tahun Ini, Berikut Kriteria dan Syaratnya

Melihat bantuan sebelumnya seperti Kelompok Usaha Bersama (KUBE) atau Usaha Ekonomi Produktif (UEP) hampir semuanya tidak ada yang berhasil atau sebagian kecil berhasil, pemerintah meminta harus dilakukan evaluasi atau survei terlebih dahulu.

Diputuskan bagi penerima bantuan diprioritaskan untuk yang usianya masih produktif atau berpotensi.

Untuk masyarakat yang tidak berpotensi tetap akan diberikan bantuan seperti PKH, BPNT dan BLT di tahun 2023.

Strategi pemerintah saat ini akan terus melakukan validasi atau verifikasi data masyarakat penerima bantuan yang terdapat di DTKS.

Baca Juga: Asyik! Kemensos Salurkan Bansos Rp 450 Ribu di Akhir Tahun 2022, Cek Syarat Pengambilannya di Sini

Untuk KPM yang sudah dinyatakan mampu secara sosial ekonomi, tetapi masih mendapatkan bantuan sosial akan kembali dilakukan survei terhadap semua PKH.

Wacana pemerintah pada tahun 2023 akan ada bantuan modal usaha dan bantuan tambahan kepada KPM yang masih aktif datanya sebagai penerima bantuan sosial.

Untuk KPM difokuskan mengakuratkan datanya apakah sudah valid atau terverifikasi antara data diri, data kependudukan, maupun yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Jadi yang menyebabkan tidak adanya bantuan sosial yang diberikan bukan karena tidak ada anggaran melainkan data yang tidak akurat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# UEP
# KUBE
# bantuan sosial (bansos)
# Program Keluarga Harapan (PKH)
# bansos 2023
# bansos
# DTKS
# KPM
# BLT
# PKH
# BPNT

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.