Gejala Keracunan Makeup, Penyebab Kematian Ratu Elizabeth I

Lukisan potret Elizabeth I yang diresmikan ratu sebagai salah satu lukisan dirinya yang diterima untuk dipakai,

Lukisan potret Elizabeth I yang diresmikan ratu sebagai salah satu lukisan dirinya yang diterima untuk dipakai,

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Ratu Elizabeth I dapat dibilang sebagai salah seorang pemimpin Monarki Inggris yang paling terkenal. Wajah putih, rambut dan bibir merah, serta gelar “Ratu Perawan” merupakan karakteristik menonjol akan ratu satu ini.

Selain itu, ia memiliki segudang prestasi yang berhasil membangkitkan kejayaan Inggris pascapemerintahan ayahnya, Henry VIII, yang terkenal senang main dan mengeksekusi wanita, juga kakaknya, Mary I, yang dikenal dengan gelar “Bloody Mary”.

Saat ia wafat, terkisahkan hampir semua masyarakat Inggris berduka, menangisi ratu mereka. Namun, siapa sangka berabad-abad kemudian, penelitian menunjukkan kosmetik bisa menjadi penyebab kematian Elizabeth?

Pada era Elizabeth (1558 – 1603), ceruse adalah substansi kosmetik yang paling umum digunakan. Subtansi berwarna putih ini diaplikasikan ke wajah layaknya foundation zaman sekarang, memberikan tampilan putih merata seperti boneka porselen.

Namun, ceruse rupanya merupakan substansi berbahaya. Kosmetik yang dijadikan standar elite para wanita era Elizabeth ini dibuat dari timah putih dan cuka.

Saat itu, tekstur dan warna timah putih sudah cukup meyakinkan masyarakat sebagai produk kosmetik terdepan. Kini, kita tahu penggunaan timah sehari-hari di kulit dapat mengakibatkan kerusakan kulit, rambut rontok, dan keracunan timah.

AYO BACA : Masker Covid-19 Termahal di Dunia Seharga Rp22 Miliar

Saat itu, Elizabeth mewajibkan dirinya untuk memasang makeup sempurna dengan ceruse. Pasalnya, kulitnya dipenuhi oleh bekas luka cacar yang lazim diderita oleh para wanita saat itu.

Saat ia semakin tua dan kulitnya mengalami korosi semakin parah akibat timah, Elizabeth justru terus menebalkan lapisan makeup. Mendekati kematiannya, dilaporkan Elizabeth melapisi makeup wajahnya hingga setebal 1 inci!

Dilumuri Racun

Selain wajah yang dilumuri racun setiap harinya, pewarna bibir merah khas Elizabeth pun beracun. Pewarna itu dibuat dari cinnabar, sebuah substansi padat berwarna merah yang merupakan salah satu jenis raksa.

Gejala keracunan raksa adalah hilangnya ingatan, mudah marah, dan depresi—sejumlah kondisi yang dilaporkan berbagai sejarawan sebagai kondisi mental Elizabeth di dekat kematiannya.

Penyalahgunaan makeup di era Elizabeth pun tidak berakhir di situ. Pada masa itu, makeup tidak langsung dibersihkan di malam sebelum tidur. Para bangsawan justru memakai makeup-nya hingga minimal seminggu.

AYO BACA : Masker, Item Fesyen Baru Quinceanera

Bukan hanya tersumbatnya pori-pori, kulit Elizabeth justru menyerap begitu banyak timah yang membuat kulitnya abu-abu dan keriput.

Zat yang membentuk zat penghapus makeup-nya pun sama beracunnya! Sejarawan berteori penghapus makeup pada zaman itu terdiri dari kulit telur, tawas, dan lebih banyak raksa lagi.

Pada masa itu, para bangsawan menganggap zat penghapus makeup tersebut efektif karena kulit yang terasa halus setelah penggunaan. Padahal, kehalusan kulit itu diakibatkan oleh raksa yang mengikis setiap lapisan kulit.

Saat Elizabeth semakin tua, ia pun melarang seniman kerajaan untuk melukis potretnya dengan jelek. Sejelek apa pun kondisi wajahnya akibat penuaan, para seniman diharuskan berimprovisasi kreatif untuk membuatnya cantik menarik.

Masalahnya, penggunaan timah setiap hari selama bertahun-tahun bukan hanya dapat merusak kulit, tapi membuatnya melepuh!

Salah satu gejala keracunan timah yang dialami Elizabeth adalah rambut rontok. Semakin tua, ia semakin terobsesi dengan penggunaan rambut palsu. Tahun 1599, bangsawan Earl of Essex akhirnya mengungkapkan rambut sang ratu sudah hampir tidak ada.

Gejala keracunan kosmetik yang dialami Elizabeth mendekati kematiannya adalah depresi berat. Elizabeth begitu melankolis sehingga ia tidak mengizinkan dokter memeriksanya dan ia takut tidur. Ia mengatakan, apabila ia tidur ia bisa saja tidak bangun lagi.

Elizabeth I akhirnya wafat pada 24 Maret 1603. Penyebab kematiannya tercatat sebagai sepsis, komplikasi infeksi saat zat dalam tubuh yang harusnya melawan infeksi luar justru tidak terkendali. Akhirnya, kerusakan berbagai organ pun terjadi. (Farah Tifa Aghnia)

AYO BACA : Langkah Mudah Mengaplikasikan Foundation agar Terlihat Alami

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.

Jakarta Barat 03 Jun 2026, 13:27 WIB

Upaya Kurangi Bau Sampah, Kelurahan Duri Jakarta Barat Lakukan Uji Coba Penggunaan Cairan Eco Lindi!

Upaya untuk mengurangi dampak bau dari sampah, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat lakukan uji coba pemanfaatan cairan eco lindi di depo sampah Jalan Duri Utara III pada Rabu, 3 Juni 2026.

News 03 Jun 2026, 13:19 WIB

Bukan Ahli Gizi Seperti Dadan Hindayana, 3 Profil Kepala dan Wakil BGN Terbaru dari Mantan Jurnalis Tabloid, hingga Ekonom Senior

Profil dan jejak karier Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono.