AYOJAKARTA.COM-- IKEA kembali menghadirkan koleksi IKEA PS edisi ke-10 dengan menghadirkan platform eksplorasinya melalui 44 karya dari 12 desainer.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1995, IKEA PS menjadi ruang eksplorasi di mana konsep democratic design ditampilkan dengan cara yang paling ekspresif dan dinamis.
Dipimpin oleh Creative Leader Maria O’Brian, para desainer diberi kebebasan penuh untuk menafsirkan desain Skandinavia secara individual.
Hasilnya adalah koleksi yang beragam secara ekspresi, namun konsisten dalam pendekatan: mendorong desain ke arah yang lebih eksploratif, tanpa melepaskan prinsip desain demokratis.

Eksplorasi seni dan desain Skandinavia kali ini menghadirkan produk yang memadukan fungsi sehari-hari dengan elemen kejutan yang “playful functionality”.
Mulai dari lampu lantai yang dapat diputar, kursi santai tiup, hingga furnitur yang bisa dilipat, digerakkan, dan digunakan dengan berbagai cara.
“Bagi IKEA PS, kesederhanaan tidak berarti membosankan. Justru dari kesederhanaan, desain dapat tampil lebih murni dan menarik," ungkap Creative Leader IKEA Sweden, Maria O’Brian.
Koleksi ini dirancang untuk membangkitkan rasa ingin tahu dan dorongan alami manusia untuk berinteraksi.

Misalnya, meja makan dengan laci tersembunyi yang dapat ditarik dari dua sisi, menjadikan aktivitas makan terasa lebih interaktif.
Ada pula jam edisi PS 1995 yang kini hadir kembali dalam bentuk tabung melengkung menyerupai periskop.
"Kami ingin menghadirkan produk yang mengundang interaksi dan kejutan, dengan fungsi beragam dan detail tak terduga yang bisa menghadirkan kebahagiaan dalam keseharian,” ujar Maria.

Beberapa fungsi dapat langsung dipahami, seperti bangku goyang yang bergerak pelan saat diduduki. Sementara, untuk produk lainnya baru terasa saat dicoba langsung, seperti kursi dengan bentuk sederhana yang memungkinkan berbagai posisi duduk.
Bangku kayu pinus dengan tinggi yang dapat disesuaikan juga mengundang rasa penasaran untuk mencoba mekanisme pengaturnya.
Desainer IKEA Sweden, Mikael Axelsson menegaskan bahwa melalui koleksi ini, IKEA ingin menciptakan produk yang mengundang rasa ingin tahu dan interaksi. "Saat furnitur bisa mengajak bermain, ia menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang membawa kebahagiaan,” kata dia.

Solusi Cerdas untuk Hunian Modern
Kehadiran IKEA PS 2026 turut menjawab kebutuhan hunian masa kini, terutama ruang terbatas, beberapa produk dalam koleksi ini dirancang multifungsi.
Sofa dengan konstruksi pegas kantong dapat berfungsi sebagai tempat tidur tanpa terlihat seperti sofa bed pada umumnya. Kursi santai juga dapat dibuka menjadi tempat tidur tamu dalam tiga langkah sederhana.
Meja makan kayu solid dapat dilipat saat tidak digunakan, sementara kursi lipat dapat digantung di dinding dan berfungsi sebagai elemen dekoratif.

Lampu lantai karya desainer Lex Pott dapat diputar secara manual ke tiga posisi pencahayaan yakni mode spotlight, lampu baca, dan uplight. “Gerakan membuat sebuah objek terasa hidup dan memiliki karakter," ujarnya.
Hal tersebut bertujuan untuk menciptakan suasana berbeda dalam satu produk. "Jika hanya playful, desain bisa terasa gimmick. Jika hanya fungsional, bisa terasa membosankan. Oleh karena itu, kami ciptakan perpaduan antara keduanya agar menciptakan desain yang menarik,” ungkap Lex Pott.


Setelah puluhan tahun bereksperimen, IKEA akhirnya berhasil menghadirkan furnitur berbahan udara melalui kursi tiup dalam koleksi ini.
Produk ini menggunakan dua ruang udara dalam rangka krom tubular dan telah melalui berbagai uji ketahanan.
Sentuhan kerajinan tradisional juga menjadi benang merah koleksi ini. Desainer Friso Wiersma menghadirkan furnitur penyimpanan dari kayu solid dengan teknik anyaman veneer yang menonjolkan keindahan proses pembuatannya.

Rak kayu pinus dengan ujung berwarna merah terinspirasi dari teknik tradisional untuk mencegah retak saat proses pengeringan kayu.
Melengkapi koleksi IKEA PS 2026, terdapat karpet, sarung bantal, kain siap pakai, serta selimut dengan motif ekspresif karya seniman Amerika Michelle Armas.
Selain itu, tiga vas kaca tiup tangan karya Maria Vinka hadir dengan bentuk unik menyerupai figur kecil, membuktikan bahwa detail kecil pun dapat menghidupkan sebuah objek.
Share this article
IKEA kembali menghadirkan koleksi IKEA PS edisi ke-10 dengan menghadirkan platform eksplorasinya melalui 44 karya dari 12 desainer.