AYOJAKARTA.COM - Saat mengunjungi museum atau pameran seni, kita sering dibuat kagum dengan karya-karya yang terpajang.
Selain senimannya, karya menakjubkan tersebut juga tidak terlepas dari kerja seorang kurator.
Apa itu kurator? Istilah kurator merujuk pada pekerjaan mengurus, menjaga dan mengawasi koleksi atau benda di museum.
Baca Juga: Keren, Kampus Swasta Ini Masuk 10 Kampus Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2025
Selain di museum dan pameran seni, kurator secara umum juga dapat bekerja di kebun binatang, akuarium publik, taman botani hingga tempat bersejarah.
Dilansir Ayojakarta.com dari Instagram @sinotif.official, Senin 10 Juni 2024, ada pekerjaan yang dikerjakan kurator seni.
1. Penelitian
2. Pemilihan Karya Seni
3. Perencanaan Pameran
4. Konservasi dari Restorasi
5. Pendidikan Masyarakat
Baca Juga: 8 Faktor yang Mempengaruhi Jumlah UKT, Termasuk Tagihan Listrik Orangtua
6. Pengelolaan Koleksi
7. Hubungan dengan Seniman dan Galeri
Menjadi seorang kurator seni, dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Termasuk analisis kritis dan keterampilan manajemen proyek.
Mereka juga harus berkepribadian yang kreatif, fleksibel dan berorientasi pada detail.
Untuk menjadi seorang kurator seni yang sukses, harus memiliki latar belakang pendidik yang kuat dalam sejarah seni, teori seni dan praktik kuratorial.
Banyak kurator seni bergelar sarjana seni rupa atau seni tata kelola seni.
Ada yang lulusan antropologi, sosiologi, filsafat, sejarah, sastra, arsitektur hingga arkeolog.
***

Share this article
Saat mengunjungi museum atau pameran seni, kita sering dibuat kagum dengan karya-karya yang terpajang.