Fakta Psikologi: Mengapa Pria Sulit Mengungkapkan Perasaannya Seperti Wanita? Ternyata Ini Alasannya

Illustrasi Tes Psikologi
Illustrasi Tes Psikologi

AYOJAKARTA.COM - Dalam psikologi, penting untuk memahami perbedaan dalam cara pria dan wanita mengungkapkan emosi mereka. 

Meskipun kedua gender merasakan emosi, faktor-faktor seperti tekanan sosial dan perbedaan pada pembentukan masa kecil dapat memengaruhi cara mereka mengekspresikan diri. 

Dalam konteks ini, artikel ini akan membahas tentang mengapa pria sering kali kesulitan dalam mengungkapkan perasaan mereka dibandingkan dengan wanita.

Baca Juga: Perbedaan Tipe Kepribadian Pengguna Android dan iPhone, Kamu Pengguna yang Mana?

Dulu, kita berpikir bahwa wanita cenderung menunjukkan emosi mereka lebih terbuka daripada pria. 

Tentu saja, setiap orang berbeda, dan beberapa pria bisa sangat emosional dan dengan mudah mengatakan apa yang mereka rasakan. 

Namun, para peneliti mencoba menyelidiki mengapa pria tidak mengungkapkan diri seperti yang dilakukan oleh wanita.

Dilansir ayojakarta.com dari laman brightside.me, berikut ini fakta menarik mengapa pria cenderung sulit mengungkapkan perasaannya seperti wanita:

Baca Juga: Tes Kepribadian: Pena Bulu yang Pilihanmu Ungkap Potensi Terpendammu!

1. Pria Merasakan Emosi Sama Seperti Wanita

Apakah kamu sering mendengar wanita mengatakan, 'Saya merasa dia tidak peduli,' ketika mereka tidak bisa mendapatkan tanggapan tentang perasaan pasangan mereka?

Tetapi apakah itu benar-benar terjadi? Sementara statistik menunjukkan bahwa wanita lebih rentan terhadap depresi dan kecemasan, pria juga terpengaruh oleh kondisi kesehatan mental.

Tahukah kamu bahwa lebih dari 30% pria akan mengalami depresi pada suatu titik dalam hidup mereka? 

Dan, sekitar 9% pria melaporkan mengalami perasaan depresi atau kecemasan setiap hari. 

Terlepas dari harapan masyarakat agar pria menyembunyikan emosi mereka, penting untuk mengakui pentingnya mengatasi masalah kesehatan mental pada pria. 

Baca Juga: Bantuan PKH Tahap 2 Alokasi Maret April Sudah Cair di Bank Himbara, Bantuan Lewat Kantor Pos Menuju SP2D

2. Tekanan Sosial

Kalimat "berani menjadi pria," tampaknya memainkan peran penting dalam perilaku ini. 

Istilah ini, yang didefinisikan oleh Cambridge English Dictionary sebagai "menghadapi sesuatu dengan lebih berani," hanyalah salah satu tekanan sosial yang memutar persepsi maskulinitas.

Penelitian yang dilakukan oleh lembaga amal kesehatan pria Movember, menunjukkan bahwa hampir sepertiga pria merasa tertekan.

Ya, tertekan karena harus terlihat gagah atau maskulin. Biasanya terjadi pada pria berusia 18-34 tahun, mengalami hal ini pada tingkat yang lebih tinggi (47%). 

Memahami pengaruh sosial ini dapat membantu kita mengatasi hambatan terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan pria. 

Pria sering menunjukkan lebih sedikit tanda-tanda nyata masalah kesehatan mental dan lebih tidak mungkin membahasnya secara terbuka. 

Laporan tersebut menyatakan bahwa ketika wanita mengalami depresi, mereka sering menunjukkan kesedihan atau mengungkapkan perasaan mereka.

Sementara pria umumnya menunjukkan tanda-tanda kemarahan, iritabilitas, atau agresi. 

Baca Juga: Update Status SIKS-NG BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp600 Ribu, akan Cair Sebelum Hari Raya Idul Fitri?

Dengan memahami perbedaan gender yang spesifik dalam mengekspresikan tantangan kesehatan mental, kita dapat lebih baik mengidentifikasi dan mengatasinya.

3. Pria Hanya Tidak Terbiasa Mengungkapkan Perasaan

Mereka hanya tidak tahu bagaimana mengungkapkan diri. Tekanan sosial dan pembentukan masa kecil sering mengajarkan pria untuk tangguh dan tidak emosional.

Hal tersebut kemudian membuat mereka tidak yakin bagaimana mengungkapkan perasaan mereka.

Sementara wanita mungkin secara terbuka mengungkapkan kesedihan mereka, pria cenderung menyembunyikan rasa sakit mereka dan terlihat stoik. 

Tekanan masyarakat ini dapat membuat sulit bagi pria untuk menjadi rentan, karena itu dianggap tabu. 

Akibatnya, kesejahteraan emosional pria bisa menurun. 

Dengan adanya percakapan terbuka tentang kesehatan mental dan menghilangkan stereotip, sebenarnya kita dapat membantu pria merasa nyaman dan mampu mengungkapkan emosi mereka.

Baca Juga: Tes Ketajaman Mata: Yakin Kamu Memiliki Penglihatan Yang Tajam? Uji Dirimu Dengan Menemukan 3 Perbedaan Pada Gambar Minuman Berikut Ini Dalam Waktu 10

4. Faktor Neurologis

Korpus Kalosum, bagian dari otak yang menghubungkan hemisfer kiri dan kanan, lebih besar pada wanita daripada pada pria.

Hal tersebut menyebabkan kemampuan yang lebih tinggi untuk merasakan dan berpikir secara bersamaan. 

Ya, wanita dapat merasakan dan berpikir secara bersamaan.

Pria, di sisi lain, cenderung memisahkan emosi mereka dari pemikiran mereka, yang mengakibatkan keragu-raguan untuk mendiskusikan topik emosional. 

Meskipun ini dapat menyebabkan kesulitan dalam berkomunikasi tentang masalah sensitif, penting untuk mengenali dan memahami perbedaan gender ini.

Pria dan wanita sama dalam beberapa hal, tetapi tetap berbeda. Bahkan cara mereka mengatasi stres dapat bervariasi tergantung tekanan sosial, fisiologi, dan psikologi.

Baca Juga: Tes Psikologi: Kejutan di Hari Ulang Tahunmu Ungkapkan Orang-orang Penting dalam Hidupmu

Kesimpulannya adalah penting untuk memahami bahwa cara pria dan wanita dalam mengungkapkan emosi itu berbeda.

Mereka memiliki dasar yang kompleks, seperti tekanan sosial, pembentukan masa kecil, dan faktor neurologis. 

Dengan memahami dan menghargai perbedaan ini, kita dapat menciptakan lingkungan di mana semua orang merasa nyaman untuk mengungkapkan diri mereka tanpa takut akan penilaian atau stigmatisasi. 

Hal ini mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan yang lebih baik bagi semua orang, tidak peduli jenis kelamin mereka.

Itulah fakta psikologi tentang mengapa sulit bagi pria mengungkapkan perasaannya. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# orang
# Pemikiran
# emosional
# pria

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.