AYOJAKARTA.COM – Puasa merupakan salah satu ibadah yang wajib dilakukan oleh umat muslim, dengan berpuasa umat muslim belajar tentang arti bersyukur. Selain mendapatkan pahala, puasa juga memberikan efek yang positif untuk kesehatan tubuh.
Pernahkah kamu mendengar mitos-mitos tentang puasa? Meski zaman sudah semakin maju, namun mitos-mitos tentang puasa masih sering terdengar bahkan masih dipercaya oleh sebagian orang.
Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang mitos-mitos yang berhubungan dengan puasa. Apa saja deretan mitos-mitos tentang puasa yang ada di Indonesia? Berikut ini adalah ulasannya:
Baca Juga: Calon Dokter Wajib Tahu! 5 PTN dengan Biaya Kuliah Kedokteran Terjangkau, Tertarik untuk Mendaftar?
1. Menggosok gigi dapat membatalkan puasa
Pernah mendengar bahwa menggosok gigi saat berpuasa bisa batal? faktanya menggosok gigi saat berpuasa tetap diperbolehkan karena menggosok gigi saat puasa hukumnya adalah makruh.
2. Berenang dapat membatalkan puasa
Mitos bahwa berenang dapat membatalkan puasa juga terkenal di Indonesia, padahal faktanya berenang tidak membatalkan puasa asalkan airnya tidak tertelan baik secara sengaja maupun tidak sengaja.
Baca Juga: Kena Blacklist BI Checking? Ternyata Butuh Waktu Selama Ini untuk Bisa Bersih Kembali
3. Menangis dapat membatalkan puasa
Menangis dapat membatalkan puasa juga merupakan mitos yang banyak beredar di masyarakat. Padahal, faktor yang menyebabkan batalnya puasa adalah jika kita memasukan sesuatu ke dalam tubuh kita ntah itu makanan atau minuman.
Sementara menangis menyebabkan air mata keluar dan tidak ada hubungannya dengan makan atau minum jadi tidak membatalkan puasa.
4. Mengorek hidung atau telinga dapat membatalkan puasa
Baca Juga: Mau Punya Rumah dan Kendaraan Impian? Kamu Bisa Kelola Keuangan dengan Metode 40:30:20:10
Mitos ini juga tidak dibenarkan, tidak ada dalil yang menyebutkan bahwa mengorek hidung atau telinga dapat membatalkan puasa namun hal ini juga sebaiknya dihindari.***

Share this article
4 mitos tentang puasa ini masih banyak dipercaya, lantas apakah benar menangis bisa membatalkan berpuasa?