5 Tanda Hubunganmu dengan Pasangan Tidak Sehat, Dianjurkan Untuk Tidak Dilanjutkan ke Jenjang Pernikahan

Ilustrasi Hubungan Kamu Tidak Sehat
Ilustrasi Hubungan Kamu Tidak Sehat

AYOJAKARTA.COM - Dalam menjalin hubungan tentu adanya permasalahan yang terjadi, dan bahkan ada yang harus dihentikan.

Adapun hubungan yang harus dihentikan atau tidak dilanjutkan hingga ke jenjang pernikahan adalah hubungan yang dikategorikan tidak sehat.

Adapun berikut lima tanda kalau hubungan yang kamu jalani tersebut tidak sehat, yang dilansir AyoJakarta.com dari YourSay.id, Kamis (7/9/2023) adalah: 

Baca Juga: Intip Prospek Kerja Lulusan Sarjana Hubungan Internasional, Bisa Jadi Politikus Lho!

- Masih Mengingat Mantan

Tanda pertama adalah masih mengingat mantan, tentu mengingat mantan bukan lah hal yang dianjurkan jika ingin memulai atau menjalani dengan orang yang baru, karena hal ini akan mengganggu hubungan saat ini.

Jadi disarankan, jika masih memiliki perasaan dengan mantan maka ada baiknya hentikan terlebih dahulu hubungannya dan selesaikan urusan dengan mantan terlebih dahulu.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Wajah atau Pasangan Sedang Berdansa? Cek Karakter Hubungan Percintaanmu dari Gambar Ini

- Ada Intuisi Merasakan Sesuatu Tak Beres

Kemudian adalah tanda bahwa hubungan tidak sehat adalah memiliki intuisi sesuatu yang tidak beres. Dalam hal ini bukan berarti harus selalu curiga, namun manusia pada dasarnya memiliki firasat dalam dirinya.

Sehingga juga ada merasakan sesuatu yang tidak beres dalam sebuah hubungan, maka ada baiknya untuk segera mengakhiri.

Baca Juga: Mengenal 5 Bahasa Cinta dalam Hubungan Asmara, Kamu dan Pasangan Termasuk Tipe yang Mana?

- Lebih Sering Bertengkar

Yah, selanjutnya tanda bahwa hubungan tidak dapat dilanjutkan adalah dengan sering terjadinya pertengkaran, yang mana bisa jadi karena tidak merasa cocok.

Memang pertengkaran bukanlah suatu hal yang sangat buruk, namun jika selalu bertengkar bahkan dalam hal kecil sekalipun maka itu pertanda bahwa kamu sedang menjalani hubungan yang tidak sehat dan harus diakhiri.

Baca Juga: Anies Baswedan Ziarah Ke Pendiri NU di Baca Juga: 5 Tanda Red Flags dalam Hubungan dari Sisi Psikologi, Bahaya Kalau Pasangan Suka Playing Victim

- Suasana Romantis Memudar

Selanjutnya tanda kalau hubungan sudah tidak sehat adalah dengan memudarnya suasana romantis, dimana bisa jadi ini dapat terjadi di satu pihak atau kedua belah pihak yang mungkin sudah tidak memiliki ketertarikan lagi.

Perlu diketahui bahwa romantis bukan berarti harus perhatian, namun juga dapat dilakukan dengan love language masing-masing, tergantung pasangannya.

Baca Juga: Terjebak dalam Hubungan yang Toxic? Yuk Hindari dengan Cara ini Sebelum Terlambat!

- Mengabaikan Red Flag yang Berpotensi Memicu Konflik

Terakhir, biasanya orang yang sudah saling mencintai maka akan terjebak dengan situasi tersebut, sehingga mereka akan kehilangan rasionalnya dan mengabaikan red flag, maka diperlukan seseorang yang dapat membantu seperti teman atau kerabat.

Adapun banyak halnya yang dapat berpotensi memicu konflik seperti KDRT, tertutup soal keuangan, atau meluapkan emosi secara tidak sehat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pertengkaran
# mantan
# konflik
# hubungan

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.