5 Tanda Red Flags dalam Hubungan dari Sisi Psikologi, Bahaya Kalau Pasangan Suka Playing Victim

Illustrasi. Tanda Red Flags dalam Hubungan dari Sisi Psikologi
Illustrasi. Tanda Red Flags dalam Hubungan dari Sisi Psikologi

AYOJAKARTA.COM – Istilah red flag belakangan ini sering muncul dan banyak dipakai di media sosial.

Istilah red flag itu sendiri merupakan kondisi pada seseorang atau dalam sebuah hubungan percintaan yang menjurus ke arah toxic relationship atau hubungan yang tidak sehat.

Red flag itu sendiri banyak dipakai ketika seseorang curhat mengenai hubungannya yang sedang tidak baik-baik saja.

Baca Juga: CPNS Penjaga Tahanan Kemenkumham Resmi Dibuka, Cek Persyaratannya Sebelum Daftar!

Menurut psikolog Wendy Walsh, red flag dalam hubungan bisa berakibat fatal dan menjadi tanda bahaya.

Terlebih perilaku-perilaku ini mencerminkan hubungan yang tidak sehat dan bisa saja merusak kesehatan mental dalam jangka panjang.

Apa saja tanda-tanda red flag dalam hubungan? Berikut penjelasannya dari sisi psikologi seperti dikutip AyoJakarta.com dari unggahan Instagram @personalitydoc, Kamis (31/8/2023).

1. Sering melakukan kekerasan

Pasangan tidak bisa mengontrol emosinya dengan baik sehingga setiap kali konflik dengan kamu.

Maka ia akan sering melakukan kekerasan verbal seperti berbicara kasar bahkan bisa melakukan kekerasan fisik seperti memukul atau menampar.

 Baca Juga: Cara Membuat Tulisan Nama di Profil WhatsApp Jadi Keren dan Estetik

2. Terlalu mendominasi

Seolah-olah kamu harus tunduk dan mendengarkan semua apa yang pasanganmu katakana. Kamu tidak diberikan ruang untuk bisa menyuarakan pendapat atau berdebat dengannya.

3. Playing victim dan gaslighting

Suka playing victim juga menjadi tanda bahaya dalam suatu hubungan. Ketika dia atau pasangan kamu melakukan kesalahan maka akan melempar tanggung jawab dengan menyalahkan orang lain atau menyalahkan keadaan.

Pasangan kamu juga suka berbohong dan suka memutarbalikkan fakta yang ada, hati-hati ya jika sering seperti ini.

4. Menggantungkan seluruh hidupnya kepadamu

Mungkin hal ini terdengar romantis karena seolah-olah tidak bisa hidup tanpa kamu. Tapi sebaiknya hati-hati dengan orang seperti ini yang memberikan seluruh hidupnya kepadamu.

Apalagi jika dia sama sekali tidak memiliki impian, tujuan hidup, hobi atau kehidupannya sendiri.

 Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah Penyumbang Mahasiswa Drop Out Terbanyak, Apa Alasannya Ya?

Biasanya tipe seperti ini akan nekat jika ada hal yang berbeda pada dirimu seperti perlakuan yang berbeda kepadanya maka akan tidak senang dan berusaha bagaimana caranya mendapatkan perhatianmu kembali meski dengan cara yang tidak baik.

5. Terlalu posesif

Pasanganmu selalu saja membatasi setiap aktivitas yang kamu jalani, mengontrol kemana kamu boleh pergi atau bahkan apapun yang kamu lakukan harus bersama dengan dia. Hal ini berarti dia tidak percaya terhadapmu.

Itulah beberapa red flag dalam hubungan. Kalau kamu menemukan tanda-tanda ini sebaiknya waspada karena bisa saja terjebak dalam hubungan yang tidak sehat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# red flags
# psikologis
# hubungan
# tanda

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.