Budgeting Uang Rp 1 Juta untuk Anak Kos dalam Sebulan, Pakai Metode Ini Dijamin Punya Tabungan!

Illustrasi. Budgeting
Illustrasi. Budgeting

AYOJAKARTA.COM - Mengatur keuangan saat tinggal di kos khususnya bagi mahasiswa baru mungkin memang sedikit merepotkan.

Apalagi dengan uang saku pas-pasan misalnya Rp 1 juta perbulan yang harus cukup untuk memenuhi segala kebutuhan selama menjadi anak kos.

Hidup menjadi anak kos yang jauh dari orang tua dan uang saku pas-pasan tersebut memaksa kita untuk bisa budgeting dengan baik.

Baca Juga: 5 Tanda Kepribadian MBTI Tipe INFP Bak Kim Taehyung alias V BTS, Si Introvert yang Kreatif dan Idealis

Dengan uang saku Rp 1 juta yang diberikan orang tua untuk hidup sendiri di kos selama sebulan mungkin ada yang menganggapnya sedikit ada juga yang menganggapnya banyak.

Hal itu kembali lagi bagaimana prinsip dan karakter pribadi anak kos tersebut khususnya dalam segi keuangan.

Nah bagi anak kos yang sedang kebingungan, simak artikel ini sampai selesai ya.

Karena ada metode budgeting uang Rp 1 juta untuk anak kos dalam sebulan yang bisa kamu tiru.

Dilansir dari akun TikTok @lilishr_, berikut langkah-langkah untuk melakukan metode budgeting uang Rp 1 juta untuk anak kos dalam sebulan yang auto punya tabungan:

Baca Juga: Adakah Formasi di Lowongan CPNS 2023 Bagi Fresh Graduate? Ternyata Tersedia Kuota di Bidang Ini Lho!

Metode yang digunakan adalah 15-10-72,5-2,5 dan ini cukup efektif membantumu mengatur uang saku tersebut.

1. Buat Alokasi Anggaran

Hal pertama yang harus kamu lakukan sebagai anak kos, buat catatan rencana penggunaan uang atau alokasi anggaran dalam sebulan.

Disini bagi penggunaan uang menjadi 4 jenis pengeluaran yaitu tabungan, dana darurat, kebutuhan dan sedekah.

2. Gunakan metode budgeting 15-10-72,5-2,5

Selanjutnya silahkan gunakan metode budgeting 15-10-72,5-2,5, apa artinya?

Arti dari metode di atas adalah membagi prosentase anggaran sesuai dengan angka tersebut.

Jadi disini 4 jenis pengeluaran yang telah kamu tulis akan dibuatkan prosentase anggarannya.

Dari jumlah total 100 persen, maka tabungan memiliki jumlah prosentase 15 persen, dana darurat 10 persen, kebutuhan sebesar 72,5 persen dan terakhir sedekah sebesar 2,5 persen.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Ungkap Relawan Jokowi Terbelah Soal Capres 2024, Dukung Dua Sosok Berbeda

Nah dengan prosentase anggaran tersebut, maka nantinya akan kelihatan jumlah nominal yang muncul dari uang Rp 1 juta.

- Tabungan: 15% x Rp 1.000.000 = Rp 150.000

- Dana Darurat: 10% x Rp 1.000.000 = Rp 100.000

- Kebutuhan: 72,5% x Rp 1.000.000 = Rp 725.000

Di sini kebutuhan bisa terdiri dari berbagai hal mulai dari makan, transportasi, jajan, dan kebutuhan kesenangan.

- Sedekah: 2,5% x Rp 1.000.000 = Rp 25.000

Baca Juga: Merasa Dikhianati, Demokrat Sebut Anies Baswedan Tak Punya Etika dan Moral

Nah dengan budgeting seperti di atas maka kamu akan bisa mengontrol setiap pengeluaran mu dengan uang saku sebanyak Rp 1 juta tersebut.

Bahkan kamu bisa melakukan sedekah dan pastinya memiliki tabungan lho.

Metode ini tak hanya digunakan untuk yang memiliki uang saku seperti di atas, bagi yang mendapat dibawah itu juga tetal bisa ya. Asalkan tetap konsisten.

Bagaimana, mudah bukan? Kamu boleh mencoba dan merasakan manfaat dari budgeting tersebut. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# budgeting
# Tabungan
# anak kos
# uang
# rp1 juta

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.