AYOJAKARTA.COM - Secara alami, manusia selalu menggunakan rasa takut sebagai motivasi.
Beribu-ribu tahun yang lalu, nenek moyang kita mengembangkan rasa takut sebagai taktik bertahan hidup.
Seperti hewan lainnya, kita memiliki naluri bertarung atau lari yang tertanam dalam diri untuk menjauh dari ancaman eksternal.
Baca Juga: Bikin Lawan Takut! 10 Cara Terbaik untuk Memenangkan Perdebatan
Meskipun kita tidak lagi menghadapi ancaman predator yang mematikan, namun ancaman PHK, ketidakpastian ekonomi dan banyak hal stres lainnya dapat memicu respons rasa takut kita.
Ketakutan pada dasarnya bukanlah emosi negatif, bila digunakan dengan benar, ini juga bisa menjadi alat motivasi yang kuat untuk unggul di tempat kerja atau dalam kehidupan pribadi kita.
Berikut adalah penjelasan terkait bagaimana rasa takut bisa menjadi motivasi kita dalam hidup, yang dikutip AyoJakarta.com dari BetterUp, Jumat (1/9/2023):
Baca Juga: Gugatan Baru di MK Terindikasi untuk Prabowo Subianto, Gerindra: Ada yang Takut Kalah Pilpres
JENIS-JENIS MOTIVASI
Motivasi menjelaskan perilaku manusia dan mengapa kita melakukan hal-hal tersebut, ada dua jenis motivasi yang berbeda:
1. Motivasi internal atau berasal dari dalam
Ketika aktivitas sejalan dengan minat atau nilai-nilai pribadi, maka kita akan merasa termotivasi, seperti menjadi sukarelawan untuk badan amal atau mendedikasikan jam kerja ekstra untuk pekerjaan yang disukai.
Imbalannya juga bersifat internal, seperti membuat kita merasa gembira atau puas.
Baca Juga: 7 Tips Ampuh Mengatasi Homesick untuk Mahasiswa Baru, Jangan Takut Cari Teman Ya!
2. Motivasi eksternal atau berasal dari luar
Dalam dunia kerja, janji promosi karir dan ketakutan kehilangan pekerjaan dapat membuat kita bekerja lebih keras atau menghindari penundaan.
Motivasi eksternal biasanya bersifat sementara dan paling baik untuk mencapai tujuan jangka pendek, sebuah penelitian di Cornell University menunjukkan bahwa orang lebih termotivasi oleh janji yang memberikan imbalan langsung.
Baca Juga: Rina Lauwy Akui Pernah Diancam Saat Laporkan Dirut PT Taspen ANS Kosasih, Sampai Takut Keluar Rumah
APAKAH RASA TAKUT MERUPAKAN MOTIVATOR YANG PALING KUAT?
Ketakutan adalah salah satu emosi kita yang paling tidak nyaman, itulah sebabnya, baik atau buruk, ketakutan adalah salah satu motivasi kita yang paling kuat.
Karena ketakutan itu tidak nyaman, sehingga secara alami kita berusaha menjauh dari rasa takut dan lebih dekat ke zona nyaman.
Ketakutan memotivasi diri dengan memaksa kita untuk bertindak, seperti misalnya membuat antisipasi pada suatu hal atau mungkin berperilaku berbeda saat mengalami rasa takut, dengan tujuan untuk membatasi sensasi tidak nyaman.
Baca Juga: 6 Tanda Kamu Sudah Punya Mental Kuat, Salah Satunya Tidak Takut Sendirian
Daripada membiarkan rasa takut mengendalikan diri, kita dapat mengurangi ketidaknyamanan tersebut dengan mengatur emosi.
Kamu bisa menggunakan teknik relaksasi, pikiran positif atau memecahkan masalah dengan memetakan solusi dengan tujuan untuk menghindari pengambilan keputusan yang terburu-buru.
Walaupun begitu, kamu tidak bisa menggunakan rasa takut sebagai motivasi jangka panjang, rasa takut hanya cocok digunakan untuk motivasi jangka pendek.
Baca Juga: Mau Kuliah Takut Mahal? Berikut 5 PTN Tanpa Uang Pangkal di Indonesia yang Bisa Kamu Coba
Seperti misalnya atasan yang mengancam pemotongan gaji jika tidak memenuhi kuota penjualan, mungkin saat itu hal tersebut dapat memotivasi untuk bekerja lebih giat.
Namun rasa takut yang terus menerus dalam jangka panjang, kemungkinan besar akan menyebabkan penurunan semangat kerja, kinerja buruk dan rendahnya daya tahan dalam pekerjaan.
Sehingga, penggunaan rasa takut sebagai motivasi jangka panjang bukanlah strategi yang tepat untuk mencapai tujuan kita.***

Share this article
Ternyata ketakutan pada dasarnya bukanlah suatu emosi negatif, bila hal tersebut digunakan dengan benar.