AYOJAKARTA.COM - Sering gemas dengan kecerdasan Rayanza alias Cipung nggak? Bayi yang selalu nurut meskipun sedang nangis dan pandai melakukan banyak hal.
Kira-kira Cipung pernah tantrum tidak yah? Jika pernah, bagaimana cara mengatasi anak tantrum?
Ada beberapa cara mengatasi anak tantrum yang dapat dilakukan oleh orang tua agar anak dapat lebih sabar dan mengerti.
Baca Juga: 3 Tips Hemat Buat Anak Kos Ala Frugal Living, Akhir Bulan Dompet Tetep Tebel!
Tantrum sendiri adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan perilaku marah-marah atau mengamuk pada anak untuk meluapkan emosinya.
Kondisi seperti ini sebenarnya wajar dialami oleh setiap anak, apalagi ketika ia masih berusia di bawah lima tahun.
Lantas, bagaimana cara mengatasi anak tantrum? Berikut ulasannya yang dikutip AyoJakarta.com dari laman halodoc.com, Rabu (30/8/2023):
Baca Juga: Cara Merawat Gigi dan Tips Memilih Pasta Gigi Anak
1. Abaikan Anak
Sesekali seorang ibu juga perlu berhenti memperhatikan anak. Coba untuk mengabaikan anak ketika mereka sedang meluap-luap.
Namun sebelum itu perlu diperhatikan juga keamanannya.
Boleh mengabaikan anak ketika sedang marah selama tidak membahayakannya.
Baca Juga: 4 Tips Jalani Slow Living, Gaya Hidup Penuh Ketenangan ala Anak Gen Z
2. Mengatasi Perilaku Agresifnya
Cara kedua yang perlu dilakukan adalah dengan mengatasi perilaku agresifnya.
Misalnya jika anak sudah mulai marah dengan membanting atau melempar barang.
Jika hal ini terjadi, maka ibu perlu memberitahukan kepada anak bahwa menyakiti orang lain atau merusak barang merupakan tindakan yang tidak baik.
Namun bunda juga perlu memberi tahunya dengan cara yang lembut yah.
Baca Juga: Aktivis Pembela Anak Tutup Usia, Inilah Warisan Sosial Arist Merdeka Sirait untuk Ibu Menyusui
3. Biarkan Anak Marah
Biasanya anak tantrum hanya sedang ingin meluapkan amarahnya, maka dari itu biarkan anak marah selama tidak membahayakan diri atau orang lain.
4. Orangtua Perlu Menahan Diri untuk Berteriak
Bunda, ingat yah bahwa anak itu dapat meniru apa yang orang tua ucapkan atau lakukan.
Jadi, jika ibu sering berbicara keras padanya, maka bisa jadi anak juga akan meniru apa yang orang tuanya katakan.
Jika ibu berteriak ketika anak sedang tantrum, maka anak biasanya akan ikut teriak untuk menyamai volume suara ibu.
Baca Juga: 4 Tips Hidup Sehat dan Bahagia ala Anak Pesantren, Patut Dicoba!
5. Bantu Anak Melakukan Hal yang Ia Tak Bisa Lakukan
Tantrum biasanya terjadi disebabkan oleh beberapa hal, misalnya ia kesulitan mengenakan sesuatu atau lainnya.
Jika hal ini memang penyebabnya, ibu bisa menanyakan dengan lembut mengapa dirinya marah, dan membantu hal yang tidak dapat ia lakukan sendiri.
Itulah cara mengatasi anak tantrum agar lebih nurut dan pintar.***

Share this article
Lima cara mengatasi saat anak kita alami tantrum, salah satunya dapat mengatasi perilaku agresifnya.